
Gubernur Minta Warga Boalemo Sudahi Masalah Politik

Gorontalo (ANTARA News) - Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, meminta warga di Kabupaten Boalemo untuk menyudahi semua persoalan politik usai pemilihan kepala daerah.
"Sudah saatnya warga mendukung kepala daerah yang baru dilantik, karena mereka juga pilihan rakyat," kata Gubernur, Kamis.
Sebelumnya, Gubernur Gorontalo atas nama Mendagri telah melantik Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Rum Pagau-L Hambali, pada 1 Februari 2012.
Dia juga mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah sudah dilaksanakan sesuai aturan dan jujur, serta warga harus menerima setiap keputusan yang ada.
"Pemilihan kepala daerah di Boalemo sudah dilaksanakan sesuai aturan, bahkan sudah dibuktikan melalui keputusan Mahkamah Konstitusi belum lama ini," ujarnya.
Sudah saatnya masyarakat mendukung program-program pemerintahan Bupati-Wakil Bupati Boalemo yang baru.
Sebelumnya juga terjadi unjuk rasa massa pendukung salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, menuntut penghitungan ulang surat suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sempat berujung ricuh.
Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pilkada Bersih menuntut KPU Boalemo melakukan penghitungan ulang suara di Kecamatan Wonosari dan Paguyaman, dua wilayah yang dinilai bermasalah karena diduga terjadi manipulasi suara.
Pada pemilihan bupati dan wakil bupati Boalemo 16 November 2011, diikuti empat pasang calon dan hasil rekapitulasi perolehan suara adalah Rum Pagau-Lahmudin Hambali (34 persen), Laode Haimuddin-Nizam Dai (31 persen), Sunandar Bokings-Riton Nusu (18 persen), dan Burhanudin Pulubuhu-Trianto Kadji (17 persen).
(T.KR-MTO/H013)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
