Logo Header Antaranews Makassar

Bank Papua Target Rp88 Miliar Total Aset

Jumat, 24 Februari 2012 08:59 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Bank Pembangunan Daerah Papua menargetkan total aset di Cabang Makassar yang mulai beroperasi pada Februari 2012 sebanyak Rp88,2 miliar hingga akhir tahun 2012.

"Dengan pengoperasian cabang baru di Makassar ini kami targetkan simpanan tabungan sebanyak Rp88,2 miliar lebih dan angka itu cukup realistis," ujar Direktur Utama Bank Papua Eddy R Sinulingga di Makassar, Jumat.

Target total aset itu melalui penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang terdiri dari tabungan Rp8,8 miliar, deposito Rp35,3 miliar, dan giro Rp4,4 miliar, serta penyaluran kredit yang harus mencapai Rp44,14 miliar hingga akhir 2012 nanti.

Total aset ini belum termasuk dengan gaji karyawan serta biaya operasional yang akan dikeluarkan. Dengan rencana target itu, maka total keseluruhan mencapai Rp92,64 miliar.

Dikatakannya, pembukaan cabang kedua di luar Papua ini juga dikarenakan lambatnya penyaluran kredit yang dipengaruhi oleh cakupan luas cukup besar dan jumlah penduduk yang terbatas.

Secara umum, pertumbuhan rasio kredit terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) pada perbankan di Papua itu sangat rendah yang hanya mencapai angka 47 persen.

Dengan melihat angka ini, salah satu strategi yang kami lakukan yakni dengan menggandeng bank-bank nasional atau bank besar untuk melakukan pembiayaan sindikasi.

"Kami hadir di Makassar bukan untuk mengambil pasar Bank Sulselbar yang memang bank milik pemerintah daerah di sini. Tapi kami hanya menyasar segmen lain, yaitu para pedagang yang selalu melakukan transaksi perdagangan barang keluar masuk dari Makassar ke Papua," katanya.

Menurutnya pembukaan cabang Bank Papua ke 127 ini, untuk memperlancar arus perdagangan dari Makassar ke Papua.

Karena selama ini barang-barang yang masuk ke wilayah itu, berasal dari Makassar dan Surabaya. Bahkan pihaknya ingin mengajak Bank Sulselbar untuk bersama-sama membangun kedua daerah.

Apalagi banyak proyek-proyek di daerah yang tidak bisa dibiayai sendiri, sehingga diharapkan ini merupakan peluang kerja sama yang strategis.

"Ini kesempatan kami untuk melakukan ekspansi pasar ke luar Papua karena potensi Papua cukup besar dan banyak yang belum terjamah," ucapnya.

Melalui ekspansi ini lanjutnya, merupakan kesempatan pihaknya untuk berkomunikasi mengenai apa saja potensi yang ada di wilayah paling timur Indonesia itu.

Seperti yang dilakukan cabang Bank Papua di Jakarta yang selalu memperkenalkan semua potensi yang ada di Papua kepada para investor di Jakarta. (T.KR-MH/M019)




Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026