Logo Header Antaranews Makassar

DPD PKS Makassar targetkan 100 bacaleg untuk Pemilu 2024

Minggu, 20 Maret 2022 19:24 WIB
Image Print
Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid (tengah), Ketua DPD PKS Makassar, Anwar Faruq (kanan) berbincang dengan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (dua kanan) disela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di hotel Asia Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (20/3/2022). ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menargetkan 100 orang bakal calon legislatif (bacaleg) untuk bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 14 Februari 2024.

"Saat ini jumlah 60-an bacaleg, dan masih akan terus bertambah karena kita mulai membuka penerimaan," ujar Ketua PKS Makassar Anwar Faruq, di sela-sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Makassar, Minggu.

Menurut dia, pihaknya saat ini tengah melaksanakan seleksi melalui pendidikan politik untuk proses penjaringan bacaleg guna mengetahui sejauh mana keseriusan mereka untuk menjadi bagian dari partai untuk diakomodir pada Pemilu 2024.

Selain perekrutan kader internal, pihaknya juga membuka ruang bagi kader di luar partai yang non muslim walaupun PKS merupakan partai Islam, tapi tetap terbuka bagi siapa saja yang berpotensi membesarkan nama partai.

Ia menjelaskan bahwa semua orang berhak menjadi anggota partai walaupun berbeda agama, selama bisa membawa kejayaan partai, tidak menjadi masalah, karena di beberapa kota lain ada juga legislator dari kalangan non muslim.

"Jadi kami terbuka kemungkinan begitupun bagi yang mau mendaftar menjadi bacaleg. Cuma tentu ada mekanisme syarat penjaringan yang diambil dari DPP maupun DPW," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid menambahkan, sejak Maret perekrutan bacaleg di Sulsel sudah berlangsung sesuai jadwal yang ditentukan.

"Telah dilaksanakan rapat koordinasi untuk perekrutan untuk didaftarkan SK-nya. Saat ini sudah kita keluarkan SK secara resmi untuk bacaleg, jadi mereka bisa langsung bekerja," paparnya.

Kendati DPD PKS Makassar masih membuka pendaftaran untuk mengisi kuota bacaleg pada lima Daerah Pemilihan (Dapil) tersebar di wilayah Kota Makassar, kata dia, tidak menjadi masalah karena mengacu pada aturan KPU, batas waktu perekrutan bacaleg sampai Juni 2023.

"Kalau kita kan mengikuti batas waktu ditentukan KPU sampai Juni tahun depan. Hanya saja kami punya sekolah politik program BCAD (bakal calon anggota dewan), ini sedang bekerja. Akhir Maret ini kita close (tutup) untuk internal partai," tambahnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026