
Massa Bakar Pos Polisi di Makassar

Makassar (ANTARA News) - Aksi demonstrasi terkait dengan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Makassar, Sulawesi Selatan, berujung pada perusakan pos polisi di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Rabu.
Dalam aksi tersebut massa merusak dan melempari pos polisi yang berdampingan dengan MAN Model Makassar kemudian membakarnya. Massa kemudian merengsek ke SPBU Alauddin, namun anggota TNI yang sudah berjaga-jaga dapat meredam mereka.
Tidak hanya itu massa juga merusak plang dan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Andi Pangeran Pettarani yang menghubungkan Sultan Alauddin.
Sebelumnya, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) memblokir jalan depan kampus dengan mengunakan mobil kontainer.
Berdasarkan hasil pantauan Jalan Andi Pangeran Pettarani dan Sultan Alauddin lumpuh total selama enam jam. Semua kendaraan dipaksa lewat jalan alternatif sehingga kemacetan pun tidak dapat dihindari.
Aparat kepolisian yang sehari sebelumnya berjaga-jaga untuk menindak mahasiswa yang berbuat anarkis, tidak tampak di sejumlah titik aksi.
Tidak jelas apa maksud ketidakhadiran polisi. Hal ini diduga lantaran aparat telah melakukan tindakan refresif ke mahasiswa pada aksi kemarin.
Pembantu Dekan III Mahasiswa Teknik UNM Muhammad Idhank dalam kesempatan itu turut berorasi di atas mobil kontainer yang ditahan mahasiswa. Dikatakannya, kebijakan pemerintah harus dikaji ulang.
"Pemerintah harus mengkaji rencana kenaikan BBM karena sangat berpengaruh ke masyarakat. Dan, kami minta mahasiwa jangan bertindak anarkis dan berdemo secara aman dan damai," katanya kepada mahasiswa.
Aksi blokir jalan juga terjadi di depan Jalan Rappocini Raya yang menghubungkan Andi Pengeran Pettarani. Mahasiswa Universitas Indonesia Timur menahan mobil truk untuk memblokir jalan.
Hal sama juga dilakukan mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin dan Universitas Muhammadiyah di depan kampusnya.
Tindakan yang nyaris berujung pada perusakan juga terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Show Room Marcedes Benz dilempari mahasiswa. Tidak jelas tujuannya apa. Bahkan, jalan tersebut nyaris lumpuh lantaran di blokir mahasiswa.
Hingga berita ini diturunkan sejumlah ruas jalan di Kota Makassar masih diblokir mahasiswa serta suasana masih tegang dan lengang. (T.KR-DF/D007)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
