Logo Header Antaranews Makassar

Koica Bantu Perangkat Teknologi SMK 2 Bantaeng

Jumat, 6 April 2012 14:13 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Organisasi nirlaba Korea International Cooperation Agency (Koica) membantu perangkat teknologi computer dan LCD SMK Negeri 2 Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Bantuan berjumlah 27 unit computer, enam LCD lengkap bersama mejanya itu juga disertai perangkat jaringan internet, dilakukan Resident Representative Koica Indonesia Office, Sungho Choi kepada Kepala SMK Negeri 2 Bantaeng Dra Hj Masniah, Mpd di sekolah tersebut, di Bantaeng, Jumat.

Bantuan perangkat teknologi ini merupakan kali kedua setelah bantuan yang sama untuk SMK Negeri 1 Bantaeng pada 2011, kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hj A Sinasari Spd.

Sedang bagi Koica, bantuan untuk SMK di Sulsel pada tahun 2012 merupakan kali kedua setelah bantuan yang sama di SMK Negeri 1 Maros, Sulsel.

Sungho Choi berharap bantuan untuk dunia pendidikan ini dapat berkelanjutan sehingga lebih menguatkan jalinan persahabatan Korea - Indonesia.

Menurut Kepala Perwakilan Koica di Indonesia itu, bantuan dalam bentuk perangkat komuter dimaksudkan mendukung program belajar mengajar, khususnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.

"Bantuan ini setidaknya dapat membantu siswa meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya di bidang teknologi informasi dan komunikasi," ujar Sungho Choi.

Harapan yang sama juga dikemukakan Asisten II Pemda Kabupaten Bantaeng, Syamsu Suli. Ia berharap, Koica tetap memberi perhatian terhadap pengembangan dunia pendidikan di daerah ini agar sejajar dengan daerah lainnya yang sudah terebih dahulu maju.

Karena itu, ia berharap Koica juga memberi perhatian terhadap SMK dan satuan pendidikan lainnya sehingga dunia pendidikan di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini lebih maju, mengantisipasi perkembangan daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga A Sinasari berharap, bantuan dari negeri ginseng tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga siswa memperoleh bekal di bidang penguasaan teknologi informasi dan lainnya.

Menurut dia, penguasaan teknologi menjadi penting karena seiring dengan perkembangan dunia. "Tanpa penguasaan teknologi, kita akan tertinggal dan bisa jadi kita akan menjadi penonton di negeri sendiri," urainya.

Karena itu, ia berharap kepada siswa SMK Negeri 2 Bantaeng agar memanfaatkan semaksimal mungkin untuk menambah wawasan dan keahlian.

Agar perangkat bantuan ini dapat digunakan lebih lama, mantan Kepala Sekolah SD Negeri 5 Lembang Cina itu berharap dalam memanfaatkan perangkat tersebut hendaknya dipelihara dengan baik.

"Peliharalah sebaik mungkin agar usia pemanfaatannya bisa lebih lama sehingga lebih banyak siswa yang bisa menikmati," ucapnya.

SMK Negeri 2 Bantaeng hingga kini memiliki 216 siswa yang terbagi dalam tiga jurusan masing-masing jurusan rekayasa perangkat lunak, agrobisnis perikanan dan neutika kapal penangkap ikan. (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026