Logo Header Antaranews Makassar

Water Canon Brimob Dikerahkan Bantu Padamkan Api

Jumat, 13 April 2012 22:38 WIB
Image Print
MAKASSAR - KEBAKARAN MAKASSAR. Ratusan rumah hangus terbakar di Kelurahan Tamarunang, Mariso, Makassar, Sulsel, Jumat (13/4) malam. Kebakaran yang disebabkan aksi bunuh diri dengan membakar diri tersebut mengakibatkan dua warga meninggal dan enam men
Makassar (ANTARA News) - Sejumlah mobil 'Water Canon' atau meriam air milik Brimob Polisi Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat yang biasa dipakai menghalau unjuk rasa dikerahkan untuk membantu memadamkan api.

Dari pantauan lokasi kejadian, Jumat malam, sejumlah mobil pemadam kebakaran kesulitan air sehingga memaksa petugas Brimob Detasemen B Polda Sulselbar di jalan KS Tubun Makassar Sulawesi Selatan mengerahkan mobil water canon untuk memadamkan kobaran api.

Asrama Kesdam dan Kodam TNI yang berseberangan dengan lokasi titik api di pemukiman padat pendudukan Jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, lorong 113 RT/RW 001 ikut ludes terbakar.

Selain itu, puluhan anggota TNI dikerahkan untuk mensterilkan lokasi diperbantukan untuk menghalau warga yang ingin menyaksikan langsung kebakaran itu.

Sempitnya akses menuju titik api sehingga menyulitkan petugas pemadam petugas terpaksa hanya menyemprotkan air dari luar termasuk mobil water canon yang ikut membantu.

Pada kejadian itu, beberapa wartawan yang hendak meliput kebakaran terkesan di halang-halangi aparat Polisi Militer (PM) dari TNI yang disiagakan sehingga terjadi ketegangan, dan akhirnya wartawan memilih jalur lain untuk masuk ke lokasi kebakaran.

"Kami ingin meliput pak, kenapa dihalang-halangi. Bapak tahu tidak UU pers, kami ini buru-buru," kata salah satu wartawan harian di Makassar itu.

Berdasarkan informasi melalui saksi mata, Muzakkir, api berasal dari rumah semi permanen seorang warga bernama Daeng Gassing (65). Pria tersebut diduga stress lantaran ditinggal mati istrinya alm Daeng Sanni, kemudian membakar rumah dan dirinya.

"Sudah empat kali pak dia coba bunuh diri dengan membakar diri tapi gagal, dan kali ini baru berhasil sebab tidak ada orang dirumahnya. Saya coba berapa kali mendobrak pintu tetapi ditahan, secara cepat apinya membesar lalu membakar rumah di sekelilingnya termasuk rumah saya," tuturnya.

Kasat Reskrim Polestabes Makassar, AKBP Himawan disela kebakaran itu mengatakan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti bukti.

Hingga berita ini diturunkan api masih menyala dan belum diketahui berapa kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. bahkan ratusan rumah ikut terbakar dalam kejadian tersebut. (T.KR-DF/S006)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026