
Alumni STPDN Kagumi Kemajuan Makassar

Makassar (ANTARA News) - Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) mengaku kagum dengan pencapaian Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang telah membawa perubahan besar pada pembangunan kota.
Ketua Panitia Temu Alumni Angkatan I STPDN Bambang Dwi Anggono di Makassar, Jumat mengatakan, sejak kedatangannya di Kota Makassar ini dengan sejumlah alumni lainnya langsung berkeliling kota.
"Kami sudah berkeliling kota Makassar dan melihat-lihat pembangunan begitu pesat hampir sama dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Pastinya ini karena seorang pemimpin yang mempunyai visi dan misi dalam membangun kota," ujarnya dalam Temu Nasional Alumni STPDN.
Bambang Dwi Anggono yang juga Kepala Bagian Perencanaan Program Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menilai masyarakat Makassar sangat ramah terbukti dengan amannya kota ini dari ancaman kejahatan jalanan.
"Di kota ini tercipta suatu komunikasi yang baik dan dinamis antara jajaran pimpinan muspida sehingga terciptalah kota yang aman dan tenteram serta ramah," katanya.
Ia berharap kepada para purna praja STPDN yang berada pada level menengah ke atas untuk bisa belajar banyak dari pimpinan Kota Makassar seperti Ilham Arief Sirajuddin yang mempunyai komitmen memajukan pemerintahan dan pembangunan.
Selain itu, dalam temu alumni ini juga dilaksanakan seminar nasional yang akan mengangkat tema "Mewujudkan Demokrasi Lokal Dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan Nasional" itu akan dihadiri oleh sekitar 350 alumnis STPDN yang jabatannya berada pada posisi level menengah ke atas.
Pada seminar itu juga beberapa narasumber dipastikan hadir, yakni Mantan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, Ketua KPK Abraham Samad, Direktur Pemerintahan Umum dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Prof Djohermansyah Djohan.
"Untuk seminar nasional ini akah dihadiri oleh tiga tokoh nasional dan dua diantaranya itu putra Sulsel. Mereka adalah mantan Wapres HM Jusuf Kalla, Ketua KPK Abraham Samad dan Dirjen Otda Prof Djohermansyah Djohan," katanya.
Ketua Alumni STPDN Angkatan I Muhammad Sabri menyatakan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mengembangkan tanggung jawab akademik para purna praja.
"Kegiatan ini patut diapresiasi dan perlu dikembangkan oleh seluruh purnapraja disamping menjaga dan memperat solidaritas sekaligus bentuk tanggung jawab moral dan akademik terhadap ilmu pemerintahan yang telah diperoleh," katanya.
Pertemuan digelar untuk memperingati dua dekade pengabdian sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, sejak dilantik sebagai Pamong Praja Muda tahun 1992. (T.KR-MH/S023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
