
SPBU Majene Sering Kehabisan Stok Premium

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sering tutup cepat karena kehabisan stok premium sejak dua hari terakhir, sehingga membuat sejumlah pembeli kecewa.
Pantauan di SPBU di Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, Kamis, persediaan BBM jenis premium hanya 10 jam sudah habis. Seharusnya, pelayanan dilakukan 24 jam sesuai jatah yang dipasok dari Pertamina Parepare, Sulawesi Selatan.
Pada SPBU juga terlihat setiap harinya memasang papan pengumuman yang menyatakan bahwa stok premium habis, sejumlah warga yang hendak mengisi BBM kebingungan dan memilih mengisi bensin pada pengecer dengan harga Rp7.000 per liter.
Petugas SPBU Lembang, Rubama mengatakan kondisi seperti ini terjadi sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir, sehingga terpaksa memasang tanda pengumuman bila stok BBM telah habis.
"Jika ada persediaan hanya dalam waktu 10 jam stok habis, terpaksa menunggu lagi pengiriman selanjutnya," ujarnya.
Menurutnya, kelangkaan BBM disebabkan pasokan dari Parepare terkadang terlambat tiba dan jatah SPBU juga tidak cukup untuk melayani kebutuhan para pembeli.
Rubama mengaku jatah dari Pertamina setiap hari sebesar 16 ribu liter, terkadang juga hanya 8.000 liter. Jumlah tersebut tidak sesuai kebutuhan sehingga cepat habis, apalagi jumlah pembeli semakin meningkat.
Sebelumnya Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Majene, Ahmad Rafli Nur, mengatakan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP-Migas) menetapkan kuota BBM jenis premium dan solar untuk seluruh SPBU di Kabupaten Majene, sebanyak 18.768 kiloliter selama satu tahun.
"Melalui hasil koordinasi PT Pertamina Wilayah Makassar, Sulawesi Selatan dan BP-Migas, kita mendapat kuota BBM jenis premium sebanyak 13.152 kiloliter dalam setahun dan BBM jenis solar sebanyak 5.616 kiloliter setahun," ungkapnya.
Menurutnya, rata-rata kuota yang diterima tidak mengalami peningkatan maupun penurunan dibanding sebelumnya, untuk dialokasikan kepada tiga SPBU yang masing-masing terdapat di Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae, Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, dan di Kecamatan Malunda.
"Selama ini, sejumlah SPBU menerima pasokan BBM jenis premium tidak menentu, tergantung kebutuhan dan suplai dari PT Pertamian Parepare, Sulsel. Terkadang dalam satu hari setiap SPBU menerima pasokan sebesar 8.000 liter, terkadang dalam sehari menerima sebanyak 16.000 liter," terangnya.
Sementara itu, dengan adanya penetapan dari BP-Migas, setiap SPBU mendapat jatah BBM jenis premium sebanyak 12.177 liter setiap hari dan pasokan solar sebanyak 5.200 liter setiap hari. Jumlah tersebut dianggap hampir sama dengan jumlah yang sebelumnya diterima. (T.KR-AHN/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
