Logo Header Antaranews Makassar

Pengembangan Rotan Sulbar Manfaatkan Dana Hibah AS

Rabu, 27 Juni 2012 13:55 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pengembangan industri rotan di Provinsi Sulawesi Barat akan memanfaatkan bantuan dana hibah dari Amerika Serikat.

"Tahun ini Amerika mengucurkan dana hibah untuk pemerintah Indonesia sekitar 600 juta dolar, setengah dari anggaran itu akan dimanfaatkan untuk mengembangkan industri rotan di Provinsi Sulbar," kata Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, pemanfaatan dana hibah untuk industri rotan di Sulbar telah dsetujui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton yang memberikan bantuan hibah Amerika itu.

Menurut dia, dengan bantuan hibah itu, industri rotan segera dikembangkan di Provinsi Sulbar mulai 2013.

Gubernur mengatakan, Sulbar telah dicanangkan sebagai daerah industri rotan ditandai dengan kunjungan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Gita Irawan Wirjawan serta Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat ke Sulbar pada Februari 2012.

Menurut dia, pemerintah ditingkat pusat melalui Mentri Kehutanan telah menetapkan hutan basah di Provinsi Sulbar bisa dikelola dan diproduksi untuk pengembangan komoditi industri rotan dengan luas sekitar 12 ribu hektare.

"Di Sulbar masih terdapat sekitar 40 persen hutan lindung yang harus dilestarikan dan tidak perlu dikelola tetapi dilindungi sehingga hanya sekitar 12 ribu hektare saja yang bisa dikelola dan diproduksi untuk pengembangan rotan,"katanya.

Ia mengatakan, Sulbar dijadikan daerah industri rotan karena potensi bahan baku rotan cukup menjanjikan di Sulbar yang ketika dikelola akan menjadi industri akan dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian bangsa.

"Bahan baku rotan Sulbar harus dikembangkan karena negara juga telah melarang komoditas bahan baku diekspor keluar tetapi dimanfaatkan untuk industri dalam negeri, sehingga membangun industri rotan merupakan pilihan dalam menjaga sumber daya alam dan memajukan ekonomi negara," katanya.

Pemerintah pusat kata dia, mendukung industri rotan dibangun di Sulbar sehingga sepakat memindahkan industri rotan di Cirebon, Jawa Barat, yang sudah sulit dikembangkan karena kurangnya bahan baku rotan di daerah itu ke Sulbar. (T.KR-MFH/N002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026