Logo Header Antaranews Makassar

Amerika Butuh Satu Juta Perawat

Rabu, 27 Mei 2009 16:15 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Amerika Serikat masih membutuhkan sekitar satu juta perawat untuk pelayanan kesehatan di negeri itu.

"Setidaknya ada satu juta lowongan kerja bagi tenaga perawat untuk ditempatkan di Amerika Serikat. Peluang ini juga terbuka bagi tenaga medis," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan Saggaf Saleh di Makassar, Rabu.

Namun, menurut dia, persyaratan untuk bekerja di Amerika tidak mudah, karena harus melalui seleksi ketat, salah satunya harus memiliki standar kecakapan berbahasa Inggris "toefl" 520.

"Ini merupakan syarat mutlak. Bagi yang berminat bisa memasukkan lamarannya ke kantor Disnakertrans provinsi," katanya.

Sedangkan mengenai target pengiriman TKI (tenaga kerja Indonesia) ke luar negeri untuk 2009, pihaknya menargetkan 2.500 orang.

"Untuk pelatihan penguasaan bahasa asing bagi calon TKI, terutama Bahasa Inggris, Korea dan Arab, kami sudah memprogramkan pelaksanaannya kerja sama dengan Unhas, UMI dan UIN," katanya.

Terkait adanya TKI yang dipulangkan oleh pemerintah Malaysia, ia menyebutkan jumlah mereka yang dipulangkan akibat PHK (pemutusan hubungan kerja) dan berstatus TKI ilegal sebanyak 800 orang.

"Namun, berdasarkan surat dari KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) yang masuk ke kami, di antaranya ada enam TKI asal Sulsel. Perlu saya pertegas, mereka dipulangkan karena status mereka sebagai TKI ilegal," katanya.

Saggaf mengatakan TKI tetap diminati negara-negara lain, salah satunya Saudi Arabia yang siap menerima tenaga kerja asal Indonesia.

"Ini berdasarkan permintaan dari perusahaan industri pengolahan susu Al Mara'i," katanya.

Data di Disnakertrans Sulsel menyebutkan jumlah TKI asal Sulsel yang dikirim ke luar negeri mulai Januari hingga Mei 2009 sebanyak 1.800 orang.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 800 orang.
(T.PK-HK/M008)