
Enam Korban Luka Akibat Kebakaran Dirawat

Mamuju (ANTARA News) - Sebanyak enam korban luka akibat tertimpa balok bangunan saat kebakaran di kompleks pasar sentral Mamuju, Sulawesi Barat, telah ditangani oleh tim medis yang ikut turun ke lokasi kejadian di daerah itu.
Koordinator Tim Sar Sulbar, Inaldy di Mamuju, Jumat, mengatakan, korban luka berat dan luka ringan langsung mendapat perawatan medis.
"Tiga luka ringan akibat tertimpa balok ditangani langsung di lokasi kejadian dan untuk korban luka berat terpaksa kita rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju,"kata dia.
Korban yang dirujuk ke RSUD ini kata dia, mengalami luka sangat serius setelah tertimpa balok setelah berusaha menyelematkan harta benda mereka dibalik kobaran api.
"Peristiwa kebakaran hebat di kompleks pasar sentral Mamuju ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian akibat peristiwa ini ditaksir bernilai milyaran rupiah,"tuturnya.
Inaldi yang juga pegawai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar ini mengatakan, kebakaran hebat ini menyebabkan 32 bangunan baik ruko maupun rumah pemukiman rata dengan tanah.
"Data yang kami himpun tercatat 24 ruko hangus terbakar dan enam rumah warga hancur setelah dibongkar oleh warga karena menghindari kobaran api,"katanya.
Dari 32 bangunan rumah yang hancur kata dia, terdapat 26 KK ini dari 116 jiwa harus kehilangan tempat usaha mereka.
"Memang tidak singkrong antara data jumlah bangunan dengan jumlah KK karena ada beberapa KK memiliki dua petak ruko,"terangnya.
Inaldi mengatakan, korban kebakaran ini membutuhkan bantuan karena nyaris seluruh harta benda mereka tak dapat diselematkan.
"Kita harapkan bantuan pemerintah maupun para dermawan ikut membantu korban kebakaran dalam suasana bulan suci Ramadhan,"pungkasnya. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
