Logo Header Antaranews Makassar

NTP Sulbar Naik 0,46 Persen

Selasa, 2 Juni 2009 10:33 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada April 2009 sebesar 105,14 mengalami kenaikan sekitar 0,46 persen bila dibandingkan dengan NTP pada Februari 2009 sekitar 10465.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar Nursam Salam SE di Mamuju, Selasa, mengatakan, kenaikan NTP di Sulbar terjadi karena dipicu peningkatan harga komoditi hasil pertanian petani.

Ia mengatakan, peningkatan harga hasil pertanian petani disebabkan karena semakin membaiknya harga komoditi hasil pertanian dipasaran global karena situasi ekonomi global juga membaik.

"NTP berbagai subsektor pertanian nilainya cukup baik diantaranya tanaman pangan sekitar 90,66, subsektor hortikultura sekitar 89,26 subsektor tanaman perkebunan rakyat sekitar 127,71, subsektor peternakan sekitar 105,19 dan subsektor perikanan 105,14.

Ia mengatakan, meskipun NTP petani daerah ini meningkat, namun harga konsumen pedesaan tetap mengalami inflasi sebesar 0,05 persen, karena akibat adanya kenaikan kenaikan indeks harga pada dua dari tujuh kelompok pengeluaran yang cukup signifikan.

Tujuh kelompok pengeluaran tersebut diantaranya, kelompok makanan jadi 1,10 persen, sandang 0,71 persen.

Sementara kelompok pengeluaran lainnya diantarnya kesehatan 0,69 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,80 persen, bahan makanan 0.05 persen perumahan 0,66 persen serta transportasi dan komunikasi 0,35 persen mengalami deflasi.

Nursam mengatakan, inflasi pada kedua kelompok pengeluaran tersebut tidak mempengaruhi penerimaan petani, karena indeks harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani.

Menurut dia,, Sulbar merupakan salah satu dari 24 provinsi yang mengalami inflasi di daerah pedesaan, tertinggi di Sulawesi Selatan sekitar 0,91 persen dan terendah di Kalimantan Barat sekitar 0,01 persen.

(T.PK-MFH/S016)