
DPRD Sulbar Diberi Hadiah Pelita dan Kerikil
Senin, 10 September 2012 20:29 WIB

Ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa dengan mendatangi kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Mamuju, Senin.
Warga yang mengatasnamakan diri gerakan moral masyarakat untuk perbaikan jalan Tapalang Simkep tersebut kemudian diterima Wakil Ketua DPRD Sulbar, Muhammad Jayadi yang didampingi anggota DPRD Sulbar lainnya masing masing Rahmat Abdullah BR, Abidin, Andi Usman serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulbar, Idham Hasib.
Dalam aksinya massa tersebut memberikan hadiah berupa pelita dan kerikil kepada DPRD Sulbar sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada pemerintah yang belum pernah membangunkan fasilitas listrik dan jalan memadai di wilayah Kecamatan Tapalang dan Kecamatan Simboro Kepulauan.
"Sudah berpuluh tahun kami hidup, namun kami belum juga menikmati sarana listrik, tetapi masyarakat kami hanya hidup dengan diterangi pelita sehingga masyarakat hidup terpencil dan jauh dari sentuhan pembangunan pemerintah," kata Opi salah seorang warga.
Ia mengatakan, warga juga memberikan kerikil kepada DPRD Sulbar karena jalan mereka yang menghubungkan antara Kecamatan Tapalang dengan Kecamatan Simboro Kepulauan (Simkep) Kabupaten Mamuju, belum diperbaiki jalan, jalan mereka sepanjang 33 kilometer mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Jalan kami tidak diaspal, dan masih berkerikil serta terdapat bebatuan besar di atasnya sehingga sangat sulit dilalui warga yang akan melakukan aktivitas ke Kota Mamuju ibu kota Provinsi Sulbar," kata Anhar salah seorang warga pendemo lainnya.
Menurut dia, jalan tersebut semakin sulit dilalui karena selain jalan rusak itu juga letaknya terdapat di pegunungan yang harus dilalui mendaki, dan ketika hujan tiba jalan tersebut berlumpur dan berair seperti anak sungai.
Oleh karena itu ia mengatakan, pemerintah harus segera memperbaiki jalan tersebut agar dapat dilalui masyarakat karena selama ini masyarakat harus menggunakan perahu melewati laut untuk dapat ke Kota Mamuju akibat kerusakan jalan daerah Tapalang menuju Simkep.
"Selama ini pemerintah di Sulbar banyak mengumbar keberhasilan pembangunan tapi faktanya masih banyak masyarakat belum merasakan pembangunan itu karena jalan mereka masih tidak layak dilalui, jalan yang dijanjikan selama ini ternyata tidak ditepati untuk dikerjakan seperti jalan antara Kecamatan Tapalang menuju Kecamatan Simkep," katanya.
Ia berharap pemerintah mau menyetujui desakan warga yang meminta jalannya diperbaiki dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunannya melalui APBD perubahan tahun 2012 atau di APBD perubahan tahun 2013.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sulbar Muhammad Jayadi berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga dan segera meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti aspirasi warga itu. (T.KR-MFH/N005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
