
Lawan Deltras, PSM Turunkan U-21

Makassar (ANTARA Sulsel) - Menghadapi Deltras Sidoardjo dalam pertandingan terakhir Djarum Indonesian Super Liga di Sidoardjo 10 Juni nanti, PSM Makassar bisa saja turun dengan tim U-21.
Penyebabnya tak lain masa kontrak pemain senior kebanyakan memang telah berakhir 31 Mei lalu. Dengan masa kontrak yang telah berakhir kemarin, di atas kertas, para pemain tentunya memiliki hak untuk memutuskan apakah ikut ataupun tidak dalam pertandingan terakhir, kata pelatih PSM, Hanafing di Makassar, Jumat.
Untuk mensiasati segala kemungkinan yang bisa saja terjadi, PSM telah mengambil langkah antisipasi yakni dengan menyiapkan pemain PSM U-21.
Menurut dia, tidak jelasnya status para pemain, apakah akan diperpanjang masa kontraknya hingga musim mendatang atau tidak, membuatnya harus berfikir lebih jauh, termasuk menyiapkan para pemain U-21.
"Kami menghargai apapaun keputusan dari para pemain nantinya, karena di atas kertas mereka memang tidak lagi memiliki kewajiban dalam pertandingan nanti," ucapnya.
Meskipun secara pribadi amat mengharapkan pemainnya tetap solid, Hanafing juga memandang mungkin inilah momentum yang paling tepat untuk menguji kualitas para pemain binaan PSM U-21 itu sendiri, yakni bermain ditingkat yang lebih tinggi seperti DISL.
Pengalaman bertanding merupakan hal yang sangat positif untuk PSM sendiri pada masa yang akan datang.
Menurut pengamatannya, pemain muda lokal juga memiliki kualitas yang bisa diandalkan, mungkin masalah jam terbang saja yang membuat mereka kurang maksimal, untuk itu alangkah baiknya bila saatnya nanti mereka bisa berlaga dalam pertandingan yang memiliki tensi yang lebih tinggi.
"Mungkin ada positifnya bagi para pemain muda untuk ditampilkan dalam sebuah pertandingan yang memiliki tekanan tinggi, mudah-mudahan dengan itu mereka bisa menjadi pemain masa depan yang menjanjikan," ujarnya.
Namun, ia cukup yakin bahwa hal itu mungkin saja tidak terjadi. Adapun yang membuatnya demikian tak lain karena sikap patriotisme yang diperlihatkan para pemain yang sangat tinggi terhadap daerahnya.
Tetapi dirinya kembali mengingatkan para pengurus bahwa alangkah baiknya hal seperti ini tidak terulang dikemudian hari, tujuannya jelas, yakni agar para pemain merasa keberadaanya dihargai walaupun mereka memang tidak perlu diragukan lagi sangat amat mencintai PSM Makassar, ucapnya.
Untuk pemain asing yang memang telah pulang ke kampungnya masing-masing, Hanafing tidak terlalu merisaukan, PSM akan tetap berusaha untuk tampil dengan tim terbaik menghadapi Deltras 10 Juni mendatang.
(T.PSO-102/F003)
