Logo Header Antaranews Makassar

BUMD Minta PLN Jamin Kebutuhan Listrik Industri

Sabtu, 29 September 2012 15:44 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulawesi Barat, meminta pihak PT PLN memberi jaminan kebutuhan listrik untuk mendukung hadirnya industri di daerah ini.

"Ketersediaan energi listrik dari PLN mesti ada jaminan untuk mendukung bangkitnya Industri di Sulbar, karena tanpa ada kepastian pasokan listrik maka jangan pernah bermimpi industri kita akan mengalami kemajuan,"kata Direktur BUMD Sulbar Harri Warganegara di Mamuju, Sabtu.

Menurutnya, tersedianya pasokan listrik akan mendorong hadirnya investasi di daerah termasuk mendukung kebijakan pembangunan industri besar seperti pabrik minyak goreng di Pasangkayu Mamuju Utara, industri pengolahan rotan di Mamuju, industri pengolahan ikan di Majene dan pabrik kakao di Polman.

"Selama ini kami dari BUMD telah membangun komunikasi dengan jajaran Kementerian Perindustrian untuk membangun pabrik kakao di Mamuju. Namun tunda sebelum ada jaminan pasokan energi listrik di daerah ini,"jelasnya.

Karena itu kata dia, pihak PLN harus memberikan data berapa kemanpuan suplai energi listrik untuk menutupi kebutuhan pembangunan industri di Sulbar.

"Saat ini kami pun mendorong pihak swasta untuk membangun sumber-sumber energi terbarikan baik rencana pembangunan PLTA, PLTMH maupun PLTU. Ini kami dorong karena daerah ini akan mengalami kemajuan apabila dukungan listrik telah memadai,"kata Harri yang juga ketua Kadinda Sulbar ini.

Ia mengatakan, BUMD yang dibentuk berdasarkan Perda yang ditetapkan pada tahun 2009, di desain untuk mendorong majunya investasi di daerah.

"Makanya, saat ini kami belum bisa memberikan kontribusi PAD seperti apa yang telah disampaikan oleh teman-teman di DPRD Sulbar. Tetapi kami yakin bahwa setelah investasi ini jalan maka kami optimis bisa menyumbang PAD hingga Rp20 miliar/tahun,"pungkasnya. (T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026