Logo Header Antaranews Makassar

CSP : Pertumbuhan konsumsi kakao lokal di Indonesia capai 10,2 persen per tahun

Kamis, 20 Oktober 2022 20:25 WIB
Image Print
Direktur Eksekutif Cocoa Sustainability Partnership Wahyu Wibowo. Antara / Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Direktur Eksekutif Cocoa Sustainability Partnership Wahyu Wibowo mengatakan, pertumbuhan konsumsi kakao di Indonesia untuk tingkat lokal mencapai 10,2 per tahun dan terus mengalami tren peningkatan.

"Pertumbuhan konsumsi kakao di dalam negeri menjadi pendorong bagi pertumbuhan UMKM dengan munculnya banyak rumah kakao dan cafe-cafe coklat," kata Wahyu disela kehadirannya pada Seminar Kakao Nasional di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan dengan adanya pengembangan konsumsi kakao lokal ini, menunjukkan suatu kebanggaan terhadap produk dalam negeri.

Selain itu juga mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di kalangan masyarakat, karena produk Kakao selain dapat menjadi bahan konsumsi juga dapat menjadi oleh-oleh atau souvenir.

Mengenai perkembangan harga pasar kakao, Wahyu mengatakan, cukup stabil dan transparan, karena mulai petani hingga ke pedagang dan eksportir semua mengetahui harga yang ada di pasar dalam dan luar negeri.

"Hal ini karena harga kakao terpantau di tingkat pasar dunia dan bagi petani yang mengembangkan tanaman dengan ramah lingkungan, tidak melakukan perambahan hutan dan mempekerjakan anak akan memperoleh tambahan nilai dari pasokan penjualan," katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, petani akan mendapatkan apresiasi tambahan harga premium atau additional premium price yang cukup tinggi, sehingga akan menggulirkan ekonomi di kalangan petani.

Hal itu dibenarkan salah seorang petani kakao di Luwu Utara H Hamzah.

Dia mengatakan, perlakuan tanaman kakao juga akan menjadi penilaian tersendiri bagi pihak pembeli, sehingga harus menjaga kualitas produksi untuk mendapatkan harga yang baik.

Ilustrasi buah kakao yang siap diproduksi jadi bahan olahan . Antara / Suriani Mappong



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026