Logo Header Antaranews Makassar

Garuda Berencana Lakukan Pengembangan GMF

Sabtu, 22 Desember 2012 00:06 WIB
Image Print

Jakarta (ANTARA News) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, berencana melakukan pengembangan salah satu anak perusahaannya, Garuda Maintenance Facilities (GMF) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto di Jakarta, Kamis mengatakan, ekspansi anak perusahaan di bidang industri pemeliharaan pesawat tersebut, kemungkinan menjadi salah satu ekspansi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Pihaknya juga berencana membuka pusat pelatihan bagi teknisi dan awak kabin serta pengembangan bidang-bidang usaha dari anak perusahaan lainnya Aerowisata yakni hotel dan layanan catering.

Corporate Communication GMF Aero Asia Sisca Tobing menjelaskan, secara garis besar pusat industri pemeliharaan pesawat di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki tiga hangar dan 'workshop'.

Hanggar satu merupakan tempat perawatan tingkat sedang hingga berat untuk pesawat berbadan besar. Dengan rata-rata lama pengerjaan tiga minggu hingga satu bulan.

Sementara di Hangar dua, sifat pekerjaannya lebih ringan dengan rata-rata lama pengerjaan delapan jam atau satu hari kerja.

Ditambahkan, di hangar dua terdapat satu divisi yang memonitor beroperasinya seluruh pesawat milik Garuda.

Kemudian hangar tiga, sifat pengerjaannya sama dengan hangar satu namun untuk pesawat-pesawat berbadan kecil.

Sedangkan tiga 'workshop', masing-masing memiliki fungsi perawatan komponen, komunikasi dan perawatan mesin. Area lainnya yang terdapat dalam kompleks fasilitas GMF lainnya adalah area pencucian pesawat.

Fasilitas pemeliharaan pesawat yang juga melayani maskapai penerbangan lainnya baik nasional maupun internasional ini didukung oleh 3.500 sumber daya manusia.

Melalui fasilitas ini, Garuda Indonesia menjadi salah satu maskapai yang terdaftar sebagai IOSA Operator dan menerapkan standar keamanan dan keselamatan yang setara dengan maskapai internasional besar anggota IATA lainnya setelah menerima IATA Operational Safety Audit (IOSA). (T.KR-RY/S025)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026