Logo Header Antaranews Makassar

224.541 Penderita Ispa di Mamuju Selama 2012

Jumat, 28 Desember 2012 05:05 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan, sebanyak 224.541 penderita penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan (ISPA) di daerahnya selama tahun 2012.

"Ada 10 penyakit terbesar yang terjadi di Mamuju selama tahun ini dan penderita ISPA paling dominan diantara 10 penyakit yang ditangani oleh medis di daerah ini,"kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamuju, dr Firmon pada kegiatan refleksi hasil pembangunan pemkab Mamuju mengawal Komitmen Lima Jilid II yang dilaksanakan di kantor bupati setempat, Kamis.

Menurut dia, penderita ISPA di Mamuju ini tergolong sangat tinggi, karena lingkungan daerah ini mendukung tingginya tingkat penderita penyakit tersebut.

Apalagi, kata dia, juga dipengaruhi dengan kondisi wilayah ini yang sedang dilanda musim anomali cuaca yang menyebabkan musim kemarau panjang, sehingga mengakibatkan wilayah ini pada pertengahan tahun yang lalu mudah terserang penyakit yang diakibatkan oleh debu serta polusi di wilayah ini.

Namun, kata dia, serangan penyakit tersebut dinilainya belum berbahaya karena penderita hanya mengalami insfeksi ringan dan belum banyak menimbulkan korban jiwa.

"Penderita ISPA di Mamuju ini masih sangat ringan, yang berbahaya itu ketika insfeksi pernapasan sudah sampai ke paru paru manusia, yang sudah sulit diantisipasi, "katanya.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat di wilayah itu agar menjaga kesehatan lingkungan dan membiasakan hidup bersih agar terhindar dari penyakit.

Firmon mengatakan, penyakit lain yang banyak diderita oleh masyarakat adalah rematik dengan jumlah kasus 92.998 jiwa, kulit alergi sebanyak 89.163 jiwa, diare sebanyak 85.733 jiwa.

Kemudian sakit akibat kecelakaan jumlahnya mencapai 71.513 jiwa, malaria klinis sebanyak 61.552 jiwa, hipertensi sebanyak 63.735 jiwa, kulit infeksi sebanyak 60.652 jiwa, kecacingan sebanyak 49.903 jiwa dan terakhir penyakit gastritis yang tertangani sebanyak 32.831 jiwa. (T.KR-ACO/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026