Logo Header Antaranews Makassar

Pengamat : Pengamanan Debat Kandidat Sangat Eksklusif

Jumat, 11 Januari 2013 00:51 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Pengamat komunikasi politik Arkam Azikin, MSi dari Universitas Muhammadiyah Makassar mengatakan, pengamanan debat kandidat calon Gubernur Sulawesi Selatan sangat eksklusif.

"Pengamanan untuk debat kandidat yang digelar pihak KPU Sulsel, sangat eksklusif dan terkesan didramatisasi, padahal semestinya itu tidak perlu terjadi," kata Arkam di Makassar, Kamis.

Menurut dia, hampir separuh dari 1,4 juta jiwa total jumlah penduduk ingin mengetahui visi-misi dari tiga calon Gubernur Sulsel yang akan bertarung pada Pilkada Gubernur Sulsel 22 Januari 2013.

Namun karena pengamanan yang ekstra ketat, lanjut dia, akses untuk menyaksikan langsung debat kandidat di Celebes Convention Center (CCC) Makassar itupun tidak dapat terwujud.

Alasannya, jumlah undangan dibatasi hanya sekitar 300 orang, padahal kapasitas gedung CCC mampu mencapai 3.000 orang. Sementara untuk menyaksikan debat kandidat melalui siaran televisi lokal secara langsung, juga tidak dapat diakses, karena pihak KPU Sulsel menggelar siaran tunda pada televisi nasional.

Sementara itu, untuk pengamanan debat tiga pasang kandidat Gubrnur Sulsel masing-masing pasangan Ilham Arief Sirajuddin - Aziz Qahhar Mudzakkar, H Syarul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang dan Andi Rudiyanto Asapa - Andi Nawir, jumlah mencapai 1.624 orang personil yang terdiri dari Polri dan TNI.

Mengenai tidak terlaksananya siaran langsung pada debat kandidat Gubernur Sulsel tahap kedua, Arkam mengatakan, masyarakat patut mempertanyakan kepada pihak KPU Sulsel.

"Alasannya apa?, padahal ada hak publik untuk mengetahui (public right to know) bagaimana dan siapa calon pemimpinnya?," katanya. (T.S036/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026