
Rampung DP4 Bantaeng

Bantaeng, Sulsel (Antara News) - Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis, telah merampungkan pemeriksaan, sekaligus perbaikan Jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) serta menyerahkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantaeng.
Dengan demikian, kata kadis Dukcapil Bantaeng maka tugas dukcapil untuk sementara telah merampungkan keseluruhan jumlah DP4 pemilihan legislatif 2014 mendatang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng, Andi Nurbaeti mengatakan, tahapan pemilihan calon
legislatif pada tahun 2014 akan dilaksanakan pihaknya, yakni dengan segera diserahkannya Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dari pemerintah.
"DP4 sudah diserahkan oleh pemerintah kepada KPU. Data itu sangat penting sebagai persiapan untuk
pemutahiran dan pembuatan daftar pemilih sementara (DPS) pada pemilu nanti, agar menjadi lebih akurat, kata Nurbaeti.
Selain DP4, tahapan Pemilu 2014 juga menurutnya akan diramaikan dengan pendaftaran calon di KPU dari partai.
Jadi, diharapkan kepada seluruh partai dapat mengikuti tahapan sesuai jadwal, demi suksesnya pemilu kali ini, ujarnya.
"E-KTP digunakan sebagai dasar penyusunan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) untuk Pemilu 2014.
DP4 yang diserahkan pemerintah kemarin yakni 146.617 calon pemilih," jelas Nurbaeti.
DP4 ini merupakan hasil penyisiran kasar pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap potensi pemilih di daerah ini pada pemilu 2014 yang akan datang bekerja sama dengan KPU.
Basis datanya adalah Data Agregat Kependudukan yang telah diserahkan sebelumnya oleh pemerintah ke KPU dengan jumlah penduduk Bantaeng mencapai 188.845 jiwa.
Dari jumlah penduduk itulah dipetakan jumlah pemilih potensial. Caranya cukup dengan menghitung jumlah rekaman data yang masuk ke e-KTP.
"Dengan begitu, pada jangka waktu tertentu, jumlah pemilih akan diketahui secara persis. Tentu dengan mengurangi anggota TNI-Polri, orang yang meninggal atau berganti warga negara. Dengan cara ini, tugas KPU makin mudah," ujarnya. (Editor : Fredrich C.Kuen)
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
