
Ilham-Azis Minta Pendukungnya Terima Putusan MK

Makassar (Antara News) - Calon Gubernur Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin-Azis Qahhar Mudzakkar (IA) meminta kepada seluruh pendukung dan relawan untuk menerima putusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu`mang (Sayang).
"Putusan yang dibacakan oleh majelis hakim MK telah melalui proses telaah dan pembuktian dan memutuskan jika gugatan kami lemah dan tidak terbukti," ujarnya yang ditemui di ruang kerja Wali Kota Makassar, Selasa.
Ia mengatakan, dengan diputuskannya hasil gugatan tim hukumnya itu, dirinya meminta kepada seluruh pendukungnya untuk menerima hasil dan menatap Sulawesi Selatan yang lebih maju lagi.
Dirinya mengaku jika gugatan yang dilakukan oleh timnya merupakan bagian dari proses demokrasi serta tahapan pilkada Gubernur Sulsel karena gugat-menggugat ke MK juga bagian dari tahapan dimaksud.
"Ini bagian dari tahapan pilkada dan jika materi gugatannya itu ditolak, maka berakhirlah semua tahapan pilkada. Marilah kita bersama-sama menyongsong masa depan Sulsel yang lebih baik lagi di tangan pak Syahrul dan Agus," katanya.
Ilham yang juga Ketua Partai Demokrat Sulsel itu mengaku jika dalam proses demokrasi, menang-kalah itu sudah biasa dan itu bukanlah sesuatu aib. Kemenangan Syahrul-Agus merupakan kemenangan masyarakat Sulsel.
Dia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sulsel atas kepercayaannya yang telah mendukung serta memilihnya dalam Pilkada Sulsel beberapa waktu lalu.
"Saya selaku wali kota akan selalu siap bekerjasama dengan pak Syahrul-Agus untuk kemajuan Sulsel dan terkhusus Makassar. Kemajuan Sulsel juga merupakan kemajuan Makassar," ucapnya.
Selain itu, sesaat setelah pembacaan putusan, dirinya kemudian memberikan ucapan selamat kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang baru melalui pesan singkat (SMS).
"Saya bersama ustadz Azis menyampaikan ucapan selamat kepada pak Syahrul-Agus atas kemenangannya, dan kami berdua memohon maaf jika dalam tahapan pilkada terjadi riak-riak yang dilakukan oleh tim dan relawan," katanya. (Editor : Kaswir)
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
