
LSM Minta Parpol tidak Pasang Caleg "Paket C"

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Lembaga Swadaya Manakarra Mamuju Provinsi Sulawesi Barat meminta partai politik tidak memasang calon legislatif yang berijazah "paket C" untuk diusung pada Pemilu 2014.
"Komitmen parpol dalam meningkatkan kualitas penyelenggara pemerintahan sangat dibutuhkan dengan tidak memasang calon anggota legislatif Caleg yang berijazah paket C," kata ketua LSM Jari Manis, Azhari Rauf di Mamuju, Senin.
Dia mengatakan, itu pada acara sosialisasi pencalonan anggota DPR, DPRD, dan DPD yang dilaksanakan KPU Sulbar, acara itu dihadiri pengurus Partai Politik, wartawan, dan LSM.
DIa mengatakan, parpol harus memperhatikan kualitas kadernya yang akan diusung menjadi anggota legislatif dengan memperhatikan tingkat pendidikannya agar ketika terpilih, mampu menjadi wakil rakyat yang memiliki kualitas dalam melaksanakan pembangunan.
"Utamakan latar belakang pendidikannya jangan hanya rekrut saja, tapi tidak berkualitas, karena legislator menentukan baik buruknya masa depan pembangunan, dengan melahirkan regulasi yang berkualitas dan mampu mengawasi pembangunan secara maksimal," katanya.
Menurut dia, caleg yang tidak memiliki kualitas karena jenjang pendidikannya yang tidak memadai, hanya akan membuat kualitas demokrasi negeri ini tidak mengalami peningkatan, karena melahirkan pemimpin yang tidak berkualitas pula.
"Jangan sampai tidak mampu membawa kepentingan masyarakat terpilih karena tidak paham menjalankan pemerintahan menjadi wakil rakyat, karena latar belakang pendidikannya yang tidak memadai, ini harus menjadi komitmen partai di Mamuju, agar tidak mendukung caleg yang berijazah paket C," katanya.
Menanggapi itu anggota KPU Sulbar mengaku sangat mendukung masukan LSM dan meminta agar kualitas caleh diperhatikan utamanya tingkat pendidikannya.
"Kami juga sependapat dengan LSM, mestinya untuk memperbaiki kualitas demokrasi dinegeri ini, pemimpin kita yang akan menjadi wakil rakyat mestinya harus sarjana," katanya.
Editor : Agus Setiawan
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
