
Bantaeng Ditunjuk Kabupaten Jaringan Kota Hijau Dunia

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Kabupaten Bantaeng di Sulawesi Selatan ditunjuk organisasi lingkungan hidup Environment Online (ENO) Green Cities Network Indonesia bekerjasama dengan PBB, Unesco sebagai jaringan kota hijau dunia.
"Dasar inilah yang kami tindaklanjuti dengan beberapa SKPD terkait danunsur lainnya guna menyambut dan melanjutkan Program Gerakan Sabtu Menanam yang diluncurkan oleh Pemkab Bantaeng sejak 2008 lalu," ujar Koordinator ENO Green Cities, Sulsel Syahrul Bayan, di Bantaeng, Kamis.
Usai rapat dengan para staf, Syahrul mengemukakan, program "Program Kampanye Tanam Pohon dari Usia Dini" tersebut merupakan bagian dari ENO Green Cities yang berpusat di Finlandia diketahui adalah organisasi lingkungan dunia yang peka terhadap penghijauan.
Ia menyatakan, ENO Green Cities Network Indonesia yang bermarkas di Kayu Agung Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan dan menetapkan bahwa Bantaeng menjadi Kabupaten ke-13 di Indonesia menjadi Jaringan Kota Hijau Dunia, seperti disebutkan dalam suratnya melalui fax ditujukan ke Bupati Bantaeng 15 April 2013.
Sementara Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Bantaeng Muslimin Maharang mengatakan, program tersebut merupakan kelanjutan program sebelumnya yang digagas Pemkab Bantaeng kepada anak-anak remaja usia sekolah.
"Program ENO Green Cities ini kami sambut baik dan luar biasa, yang bisa berkelanjutan dan bermanfaat untuk kemaslahatan umat khususnya pelajar di Bantaeng, ini pasti dilanjutkan. Kami siap berpartisipasi untuk mensukseskan program itu," tandasnya.
Syahrul menambahkan, Program Green Cities ini merupakan Program ENO bekerjasama dengan Pemerintah dengan kegiatan populernya melakukan penanaman pohon bersama anak-anak sekolah dengan syarat tersedianya Hutan Kota dan melakukan penanaman pohon secara berkelanjutan.
Untuk Bantaeng, lanjutnya dilaksanakan Senin, 22 April 2013 berlokasi di SMU Negeri 2 Bantaeng dan melibatkan siswa yang sementara libur dan tidak menggangu Ujian Nasional.
"Anggota Pramuka Saka Wana Bhakti, pelajar SD dilibatkan tanam pohon bersama sekaligus mendengarkan siiraman rohani untuk kelanjutan Bantaeng Hijau," tambah alumnus STPDN Angkatan X ini.
Hadir dalam pertemun tersebut seperti Plt. Kadis Dikpora Muslimin Maharang, Kepala SMP Negeri 1 Bantaeng Haris, Kepala SDN 2 dan 5 Bantaeng, perwakilan SMK Negeri 1 Bantaeng, perwakilan Bapedalda, Kepala Bidang Kehutanan, dan Ketua IPM Bantaeng Muhammad Jalil.
Editor : Agus Setiawan
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
