Logo Header Antaranews Makassar

PPN Majene Didanai IDB Rp400 Miliar

Kamis, 11 Juli 2013 06:44 WIB
Image Print
"Lanjutan pembangunan PPN Majene akan didanai melalui investasi IDB mencapai Rp400 miliar," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Kamis.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Palipi Kecamatan Sendana Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat akan didanai "Islamic Development Bank (IDB)" senilai Rp400 miliar.

"Lanjutan pembangunan PPN Majene akan didanai melalui investasi IDB mencapai Rp400 miliar," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, IDB telah menyatakan kesediaannya berinvestasi di Sulbar membangun PPN Majene dalam rangka memajukan sektor perikanan Provinsi Sulbar.

Menurut dia, PPN Majene sementara ini telah dibangun pemerintah dan pengembangannya akan dilanjutkan dengan mengandalkan dana investasi IDB itu.

Ia mengatakan, Kementrian Perikanan sebelumnya telah memberikan bantuan senilai Rp21 miliar yang bersumber dari dana APBN untuk PPN Majene skala B, dana itu digunakan membangun kebutuhan tahap awal, berupa "master plan" dan detail desain PPN Majene.

"Secara keseluruhan anggaran yang dibutuhkan membangun PPN Majene sehingga rampung sekitar Rp600 miliar,"katanya.

Ia mengatakan, untuk mencukupi anggaran yang menjadi kebutuhan mendanai PPN Majene itu, maka pemerintah di tingkat pusat akan melakukan kerjasama dengan Islam Development Bank (IDB), yang merupakan bank korporasi negara-negara Islam.

"Dari kerjasama itu pemerintah pusat akan menanggung sekitar 10 persen anggaran pembangunan PPN Majene sementara IDB menanggung sekitar 90 persen,"katanya.

Ia berharap bantuan yang akan dialokasikan kepada pemerintah di Sulbar dapat digunakan sebaik-baiknya sehingga Sulbar memiliki PPN yang mampu meningkatkan sektor perikanan Sulbar.

Ia mengatakan, PPN Majene yang akan dibangun dengan luas 3000 hektare didalamnya juga akan dibangun pabrik pengolahan ikan agar nelayan lebih giat menangkap ikan untuk kesejahteraan mereka, karena produksi perikanan Sulbar, masih rendah dan tidak signifikan dalam memacu dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dengan adanya pabrik pengolahan ikan maka nilai jual hasil tangkapan nelayan dapat meningkat dan produksi ikan nelayan juga akan semakin tinggi untuk kesejahteraan mereka, itu akan dapat menggenjot perekonomian daerah,"katanya. M Taufik



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026