Logo Header Antaranews Makassar

Tinju- Pertina Pertimbangkan Batal Ikut Kejuaraan Kazakhstan

Sabtu, 14 September 2013 16:05 WIB
Image Print
"Apabila petinju kita ternyata ada yang KO dan mengalami cedera serius, tentu membuat persiapan menghadapi SEA Games akan terganggu. Inilah yang kita khawatirkan sehingga kemungkinan membatalkan kesertaan," jelasnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) sedang mempertimbangkan pembatalan rencana berpartisipasi dalam kejuaraan dunia di Kazakhstan, Oktober 2013, supaya tidak ada atlet yang cedera serius menjelang SEA Games.

Ketua Bidang Pelatihan Pelatnas PP Pertina John Amanupunyo, saat dihubungi dari Makassar, Sabtu, mengatakan kekhawatiran itu cukup berdasar mengingat kualitas kejuaraan yang lebih ketat, dan juga untuk pertama kalinya akan menerapkan aturan baru AIBA yakni tanpa penggunaan pelindung kepala atau "head guard."

"Apabila petinju kita ternyata ada yang KO dan mengalami cedera serius, tentu membuat persiapan menghadapi SEA Games akan terganggu. Inilah yang kita khawatirkan sehingga kemungkinan membatalkan kesertaan," jelasnya.

Menurut dia, status setiap atlet sudah atas nama masing-masing, juga membuat pihaknya tidak bisa mengganti dengan atlet lain. Kondisi itupun yang membuat pihaknya lebih berfokus menjaga kebugaran seluruh petinju sebelum berlaga pada ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Mengenai kondisi tim yang sedang berada di Kuba pada saat pelaksanaan kejuaraan sehingga mempertimbangkan membatalkan rencana awal, ia menyatakan bisa saja diikutkan meski sedang berada di Kuba.

PP Pertina juga membantah jika alasan anggaran yang minim mempengaruhi rencana untuk tampil pada kejuaraan dunia tersebut.

"Kita tetap bisa tampil meski di Kuba. Itu memang semata-mata karena khawatir petinju yang kita turunkan justru mengalami cedera yang membuatnya batal tampil di SEA Games," katanya.

Mantan Direktur Teknik Pertina Sulsel itu sebelumnya mengaku ketelibatan atlet di kejuaraan itu bukan hanya bertujuan mematangkan sekaligus memberikan pengalaman bagi setiap petinju termasuk saat tampil tanpa alat pelindung kepala.

Setelah resmi diberlakukan di kejuaraan tersebut, aturan melepas pelindung kepala juga akan diterapkan pada SEA Games Myanmar 2013.

Sementara itu, PP Pertina akan segera memberangkatkan 12 petinju timnas SEA Games ke Kuba, 16 September 2013. Seluruh petinju akan berada di Kuba hingga 22 November 2013.

Ke-12 petinju yang akan ke Kuba terdiri dari tujuh putra dan lima putri diantaranya Cornelis Wangu, Yulio Bria (Bali), Kusdiono (Jabar), Vicky Montolalu (Sulut), Kristianus Nong Sedo (Kalimantan Timur) serta Erico Amanupunyo dan Alex Tatontos asal Sulsel.

Sedangkan petinju putri yakni Batrix Sugoro (Kalsel), Marni Allawa (Riau), Christine Jembai (Papua Barat), Immaculata Loda dari Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Ester asal Maluku. AJS Bie



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026