Logo Header Antaranews Makassar

Ketua PPP Makassar Terancam Diganti

Selasa, 12 November 2013 17:01 WIB
Image Print
"Pada prinsipnya DPP telah menyerahkan ke DPW. Dan kami di instruksikan memilih jalan terbaik guna kepentingan partai dan bukan individu. Intinya adalah DPW diminta melakukan evaluasi," tandas legislator DPRD Provinsi Sulsel itu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Makasssar Burhanuddin Baso Tika terancam akan digantikan terkait sejumlah protes serta penolakan 18 pengurus DPC dan 10 Pimpinan Anak Cabang (PAC) atas kinerja yang terkesan otoriter.

"Mengenai hal itu, saya sudah menghadap langsung ke Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan menceritakan adanya protes serta penolakan pengurus terhadap yang bersangkutan. Dan beliau berpesan agar diselesaikan di wilayah," kata Ketua DPW PPP Sulsel, Amir Uskara saat dihubungi di Makasar, Selasa.

Menurut Amir yang sedang berada di Jakarta, dirinya diberikan amanah agar menyelesaikan persoalan itu secepat mungkin dan apapun langkah yang ditempuh DPW maka DPP akan menerima selama berada dalam mekanisme dan aturan partai.

Berkenaan dengan protes atas mosi tidak percaya 10 PAC dan 18 pengurus di DPC PPP terhadap Burhanuddin, pihaknya telah membentuk tim klarifikasi terdiri dari lima orang dan mencari fakta agar masalah internal partai bisa diselesaikan secepatnya sebelum memasuki masa Pemilu Legislatif 9 April 2014.

"Pada prinsipnya DPP telah menyerahkan ke DPW. Dan kami di instruksikan memilih jalan terbaik guna kepentingan partai dan bukan individu. Intinya adalah DPW diminta melakukan evaluasi," tandas legislator DPRD Provinsi Sulsel itu.

Mengenai dengan adanya wacana akan digelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscalub), dirinya enggan berkomentar jauh tentang adanya wacana tersebut. Selain itu disebut-sebut beberapa pengurus seperti Sekertaris DPC PPP Arifudddin Lewa dan Wakil Bendahara DPC PPP Hamzah Dorahing akan menggantikan posisi ketua, dirinya pun belum mau berkomentar.

"Saat ini belum ada calon yang disiapkan untuk menggantikan pak Busranuddin. Akan tetapi kami masih menunggu hasil klarifikasinya kemudian dibawa ke rapat wilayah untuk diputuskan, tim kan sudah bekerja," katanya.

Sementara Sekertaris DPC PPP Makassar Arifuddin Lewa saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya menuturkan, tidak mengetahui adanya wacana tersebut.

"Saya tidak tahu itu, tapi kalau pun itu sudah menjadi amanah partai saya harus siap mengembannya. Tetapi semua itu kan harus melalui mekanisme," tuturnya

Namun dirinya mengakui bahwa kepemimpinan Burhanuddin Baso Tika sebagai ketua DPC PPP Makasar sangat otoriter dalam mengambil kebijakan dan tidak memikirkan saran dan masukan anggota apalagi melibatkan pengurus lain baik ditingkat DPC maupun PAC dalam pengambilan keputusan.

"Beliau memang keras dan sedikit otoriter dan belum mampu menampung aspirasi, kami anggota pengurus ikut saja. Tetapi mengenai wacana itu sekali lagi tetap kita kembalikan kepada mekanisme partai dan aturan yang berlaku," paparnya.

Sedangkan Wakil Bendahara PPP Kota Makassar Hamzah Dorahing yang juga dikonfrimasi terkait wacana pergantian ketua juga disebut-sebut merupakan calon terkuat, kata dia, belum mengetahui secara pasti.

"Apapun yang menjadi mekanisme keputusan partai, sebagai kader saya harus mematuhi dan menjalankan. Tapi sejauh ini saya belum tahu jika nama saya disebut-sebut akan menggantikan Pak Busrah," ujar Hamzah Dorahing melalui teleponnya,

Menurut dia, tidak mengetahui persis apa yang menjadi bahan kekisruhan di tubuh DPC PPP Kota Makassar. Meskipun dirinya disebut-sebut akan mengantikan posisi Burhanuddin sebagai ketua, Hamzah mengaku siap diberikan amanah menjalankan tugas dan fungsi sebagai ketua.

"Tergantung sejauhmana dukungan PAC dan DPC ke saya. Karena memimpin partai itu sulit bilamana tidak ada sinergitas yang terbangun antara pengurus dan ketua. Sedangkan kedepan ini kita akan menghadapi Pileg 2014," tambahnya. ES Syafei



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026