Logo Header Antaranews Makassar

Komunitas Gereja Ramaikan Lomba Hias Pohon Natal

Minggu, 22 Desember 2013 15:54 WIB
Image Print
"Kegiatan ini sebagai bentuk kerukunan antarberagama di Makassar dengan menghormati peringatan hari besar warga yang beragama Kristen," katanya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 14 komunitas gereja Kota Makassar meramaikan lomba menghias pohon natal dengan barang bekas yang diprakarsai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Makassar Aliyah Mustika di anjungan Pantai Losari.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Makassar, Minggu, mengatakan, lomba itu diselenggarakan Tim Penggerak PKKK untuk menyemangati warga beragama Kristen dalam menyambut perayaan kelahiran Yesus Kristus.

"Kegiatan ini sebagai bentuk kerukunan antarberagama di Makassar dengan menghormati peringatan hari besar warga yang beragama Kristen," katanya.

Dia mengaku jika kegiatan perlombaan ini sepenuhnya didukung penuh oleh komunitas gereja di Makassar, dan kala upun ada warga lain selain Nasrani yang ikut membantu perlombaan itu merupakan bentuk toleransi antarumat beragama.

"Ini kami tegaskan kembali, karena ada beberapa kelompok masyarakat yang mempertanyakan langsung ke kami terkait adanya keterlibatan kelompok agama lain dalam `event` keagamaan tersebut," ujarnya.

Menurut Ilham, lomba tersebut untuk memberikan semangat ke warga yang menganut agama Kristen karena di Makassar agama penduduknya beragam.

"Jadi ini murni untuk menyemangati saudara-saudara kita yang Nasrani dalam menyambut Natal dan jika memang ada beberapa warga non-Nasrani yang ikut membantu itu menunjukkan bahwa toleransi antaragama di kota kita cukup baik," imbuhnya.

Ia mengingatkan, pada perayaan-perayaan agama Islam, warga yang berbeda agama juga turut membantu.

Toleransi ini memang sudah lama terbangun di Makassar, apalagi dengan hadirnya Forum Komunikasi Antar Umat Bergama agama yang sudah lama terbentuk di Makassar, katanya.

Ketua panitia pelaksana Lomba Hias pohon natal 2013, Nielma Palamba menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini untuk memeriahkan perayaan Natal 2013 dikota Makassar dengan melibatkan komunitas-komunitas gereja.

"Ini kegiatan Pemkot Makassar, sama sekali tidak ada imbauan untuk meminta pemeluk agama berbeda diluar Nasrani untuk menjadi peserta. Hanya, memang toleransi beragama di Makassar sangat bagus, sehingga sangat sering kita temukan diantara mereka saling membantu," ujarnya.

Menurutnya Nielma, even ini mendapat sambutanan tinggi dari warga Nasrani. Even ini juga bertujuan untuk menggali kreativitas warga Nasrani, warga gereja di masing-masing kecamatan.

"Ternyata kreativitas warga itu muncul dengan memanfaatkan barang limbah, seperti botol-botol bekas yang mereka kumpulkan dari pemulung, termasuk juga limbah pohon pinus yg diambil di Malino, tali rafia, koran-koran bekas dan sebagainya," lanjutnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026