
Penjual Terompet di Mamuju Bermunculan

"Jelang tahun baru, usaha penjualan terompet cukup menjanjikan untuk meraup untung, Apalagi modalnya tidak banyak," katanya.
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Penjualan terompet di Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat, mulai bermunculaan menjelang datangnya tahun baru.
Pemantauan Antara di Mamuju, Senin, sejumlah pedagang terompet mulai menjajakan dagangannya di beberapa titik mulai di perempatan Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan KS Tubun dan jalan menuju kawasan pantai Mamuju yang terletak jalan Yos Sudarso.
Demikian pula di kawasan pasar sentral Mamuju hingga di pusat-pusat keramaian kota tampak para pedagang terompet sangat antusias menawarkan dagangannya.
Budianto, salah seorang pedagang terompet yang ditemui mengatakan, penjualan terompet dilakukan setiap musim tahun baru mengingat keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan terompet cukup signifikan.
"Jelang tahun baru, usaha penjualan terompet cukup menjanjikan untuk meraup untung, Apalagi modalnya tidak banyak," katanya.
Dia mengatakan, harga yang ditawarkan kepada pembeli bervariasi, paling rendah Rp5.000 per buah, ada juga yang harganya Rp15.000 hingga Rp25.000 per buah.
Menurut dia, bahan baku pembuatan terompet menggunakan bahan dasar seperti karton dan kertas warna, juga ada bahan yang dikumpulkan dari barang bekas, seperti botol plastik ataupun gelas plastik.
Ia menuturkan, sehari jelang perayaan tahun baru di Mamuju, pembeli terompet mulai banyak dan puncaknya akan terjadi saat memasuki malam tahun baru.
"Pembeli terompet saat ini mulai ada walaupun jumlahnya belum terlalu signifikan," katanya.
Dia berharap, kondisi cuaca tetap cerah hingga akhir tahun karena bila hujan pasti jumlah pembeli akan berkurang.
Hal yang sama dikemukakan pedagang terompet lainnya Supriatno, animo pembeli jelang pergantian mulai meningkat.
"Kalau cuaca cerah, kita masih bisa menjual terompet antara 20 hingga 30 buah, tetapi bila hujan penjualan pasti turun," jelasnya.
Supriatno yang mengaku warga asal pulau Jawa ini menerangkan, puncak penjualan pasti terjadi pada malam pergantian tahun.
Makanya, stok terompet dipersiapkan dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan warga pada malam pergantian tahun. Agus Setiawan
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
