Logo Header Antaranews Makassar

Caleg PKS Prihatin Puluhan Balihonya Dirusak

Senin, 13 Januari 2014 17:34 WIB
Image Print
Muhammad Sabiq (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Saya kan memasangan baliho di tempat yang ditentukan dalam aturan KPU, kenapa harus dirusak, sementara ada baliho lain milik istri pejabat masih terpasang kokoh tanpa dirusak," sesal Anas selaku MC Muhammad Sabiq kepada kepada wartawan di Makassar,

Makassar (ANTARA Sulsel) - "Master campaign" calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan menyatakan prihatin atas sejumlah balihonya yang terpasang di sejumlah titik dirusak sementara baliho lain dibiarkan terpajang.

"Saya kan memasangan baliho di tempat yang ditentukan dalam aturan KPU, kenapa harus dirusak, sementara ada baliho lain milik istri pejabat masih terpasang kokoh tanpa dirusak," sesal Anas selaku MC Muhammad Sabiq kepada kepada wartawan di Makassar, Senin.

Menurut dia, diduga ada ulah sekelompok tertentu yang dibayar melakukan pengrusakan atas alat sosialisasi atau alat peraga kampanye di sejumlah lokasi yang sudah dipasang dengan simbol gerakan 32 untuk Muhammad Sabiq.

Ia meminta agar KPU Sulsel maupun Bawaslu serta aparat kepolisian dapat memperhatikan alat peraga yang dipasangankan di daerah yang sudah ditentukan dan menangkap para pelaku yang tidak bertanggungjawab, sebab memasang baliho juga mengeluarkan biaya tidak sedikit.

"Kami kan memasang alat sosialisasi di zona yang dibolehkan seperti jalan provinsi, tempat umum dan lokasi yang tidak berdekatan dengan sarana ibadah," ujarnya.

Anas mengaku pengrusakan balihonya dilakukan oknum tertentu sedangkan baliho Caleg lain yang letaknya berdekatan tidak dirusak sementara puluhan balihonya rusak terbelah dua.

Pada kesempatan terpisah, Muhammad Sabiq juga menyesalkan adanya pengrusakan oleh okum yang tidak bertanggungjawab, namun dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penyelanggara dan aparat kepolisian tentang perzaliman dirinya atas pengrusakan tersebut.

Mengenai sejauh mana sosialisasinya di masyarakat, alumni magister sosialogi Unhas ini mengaku bila simpul gerakan sudah begerak dengan sendirinya termasuk simpul-simpul lainnya.

Caleg nomor urut dua itu menambahkan, dengan simpul yang ada diharapkan dapat meraih 30 ribu suara pada Pemilihan Legislatif 9 April 2014.

"Kalau sosialisasi massif, kami berupaya meraih target 30 ribu suara," ujar alumni Universitas Al Azhar Kairo ini.

Sementara anggota Panwaslu Kota Makassar, Agus Salim mengatakan, pihaknya melakukan penertiban mulai 13 Januari 2014 hingga dua hari ke depan, selain itu pihaknya akan juga akan mengumumkan Caleg yang bandel.

"Kamis 16 Januari ini kami akan lansir sejumlah Caleg yang bandel yang mengindahkan aturan KPU terkait laranagn pemasangan baliho yang sudah diatur dan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013," ujarnya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026