
Kodam VII Siap Mengawal Penuh Kunjungan Presiden

"Kami dengan seluruh kekuatan akan mengawal penuh kunjungan presiden, termasuk mengamankan jalur yang akan dilalui dan objek-objek vital yand dikunjungi," kata Pangdam disela-sela pelepasan pasukan tim perdamaian PBB - Garuda XXXV-B di Makassar, Juma
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar mengatakan, pihaknya siap mengawal penuh dan mengamankan jalur yang dilalui selama kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Sulawesi Selatan.
"Kami dengan seluruh kekuatan akan mengawal penuh kunjungan presiden, termasuk mengamankan jalur yang akan dilalui dan objek-objek vital yand dikunjungi," kata Pangdam disela-sela pelepasan pasukan tim perdamaian PBB - Garuda XXXV-B di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, seluruh kekuatan TNI darat, laut dan udara bersama Polri diturunkan untuk mengamankan kehadiran RI 1 pada 18 - 21 Februari 2014 di Sulsel.
Menurut dia, pengamanan yang dilakukan itu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), termasuk pengawalan "sweep" terdepan, sehingga rute yang cukup jauh yang akan dilalui rombongan presiden tidak ada hambatan ataupun rintangan.
"Jadi, semua kekuatan penuh kita turunkan, bersama-sama TNI dari darat, laut, udara dan polisi bersama pemeritah daerah, semua dikerahkan untuk mengawal kehadiran RI 1," katanya.
Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo pada keterangan terpisah mengungkapkan, tidak ada persiapan khusus menghadapi kunjungan Presiden SBY ke Sulsel.
"Persiapan kita menghadapi kunjungan Pak SBY tidak ada yang terlalu berlebihan, memang sudah lama kita siapkan yakni meresmikan PT Semen Tonasa V," katanya.
Kabupaten Pangkep yang menjadi lokasi peresmian Tonasa V merupakan salah satu objek kunjungan presiden bersama rombongan. Selain itu, juga akan mengunjungi sejumlah daerah diantaranya Kabupaten Barru melihat rencana lokasi pembangunan kilang minyak dan objek wisata di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Khusus Tonasa V, Gubernur mengatakan, itu merupakan proyek yang dicanangkan Presiden SBY lima tahun silam dan baru akan diresmikan pada Selasa (18/2).
"Keuntungan yang diperoleh dari Tonasa V sudah Rp1 triliun lebih dan penyerapan tenaga kerjanya pun mencapai tiga kali lipat," katanya. FC Kuen
Pewarta : Oleh Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
