Logo Header Antaranews Makassar

Bulog Mamuju jamin stok beras aman hingga lima bulan

Kamis, 7 Maret 2024 16:03 WIB
Image Print
TPID Sulbar saat melakukan pengecekan dan pemantauan stok gas elpiji ukuran tiga kilogram di salah satu agen di Kabupaten Mamuju, Kamis (7/3). (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menjamin stok beras di daerah itu aman hingga lima bulan ke depan.

Pimpinan Bulog Cabang Mamuju Suarsi, saat cek stok bahan pangan yang dilaksanakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar, Kamis mengatakan, stok beras yang ada di gudang Bulog Mamuju saat ini mencapai 1.955 ton.

"Sehingga, kami mengimbau masyarakat untuk tidak perlu panik karena beras di gudang Bulog Mamuju cukup untuk lima bulan ke depan," kata Suarsi.

Pengecekan stok bahan pangan yang dilakukan TPID Sulbar tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, termasuk di gudang Bulog Mamuju

Peninjauan di gudang Bulog Mamuju tersebut kata Suarsi, fokus pada ketersediaan stok beras.

Ia menyampaikan bahwa komoditas beras menjadi penyumbang inflasi di Sulbar pada Februari 2024.

Sehingga lanjut Suarsi, Perum Bulog Cabang Mamuju terus memastikan sejumlah program mengantisipasi lonjakan harga serta ketersediaan stok beras, khususnya saat Ramadhan.

"Beberapa program yang kami jalankan seperti, penyaluran bantuan pangan, penyaluran beras ke kios-kios di pasar dan gerakan pangan murah," ujar Suarsi.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abdul Waris Bestari menyampaikan, selain ketersediaan stok beras, TPID Sulbar juga melakukan pemantauan pasokan gas elpiji ukuran tiga kilogram di sejumlah agen di Kabupaten Mamuju.

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga agen gas elpiji ukuran tiga kilogram yang ada di Kabupaten Mamuju dan salah satunya, mendapatkan pasokan 2.800 tabung per hari.

"Agen gas elpiji ukuran tiga kilogram yang ada di Kelurahan Karema, mendapatkan pasokan 2.800 tabung per kilogram. Agen ini mendistribusikan gas elpiji ukuran tiga kilogram, khusus di wilayah Kabupaten Mamuju," terang Abdul Waris Bestari.

Ia meminta para agen gas elpiji ukuran tiga kilogram agar tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TPID untuk memastikan pasokan aman dan tidak terjadi lonjakan harga.

Setelah melakukan pengecekan stok beras dan gas elpiji ukuran tiga kilogram, TPID Sulbar kemudian melakukan peninjauan pasokan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Regional Mamuju.

Di pasar tradisional di Kabupaten Mamuju tersebut, TPID Sulbar fokus mengecek harga daging ayam, telur, bawang, cabai dan bahan pokok lainnya.

Kemudian, TPID Sulbar juga melakukan peninjauan di Pasar Lama Mamuju untuk melihat harga bahan pokok, terutama harga Ikan serta mengecek harga daging dan minyak di pasar ritel modern yang ada di Kabupaten Mamuju.

"Selain peninjauan pasar, program lain yang telah dijalankan dalam melakukan pengendalian inflasi di Sulbar adalah fasilitasi distribusi pangan serta melakukan gerakan pangan murah di sejumlah titik," ujar Abdul Waris Bestari.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026