Logo Header Antaranews Makassar

NIK Invalid Sulbar Tersisa 80.000 Orang

Jumat, 28 Februari 2014 17:22 WIB
Image Print
"Kita optimistis jumlah pemilih dengan NIK invalid akan berkurang, seperti yang dilakukan di Kabupaten Polman telah berkurang dari jumlahnya yang mencapai 22.000 turun menjadi 7000," katanya.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemilih yang memiliki nomor induk kependudukan (NIK) invalid masih tersisa sekitar 80.000 orang hingga Februari.

Anggota KPU Provinsi Sulbar, Adi Arwan Alimin di Mamuju, Jumat mengatakan, sampai bulan Februari, masih tersisa pemilih di Pemilu 2014 yang memiliki NIK invalid atau kosong sekitar 80.000 orang.

KPU Sulbar sebelumnya telah menetapkan jumlah Pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 874.660 orang, jumlah itu berasal dari DPT Kabupaten Mamasa sebanyak 117, 378 orang kemudian DPT Kabupaten Polewali Mandar (Polman) sebanyak 305,843 orang, DPT Kabupaten Majene sebanyak 105,710 orang.

Kemudian Kabupaten Mamuju sebanyak 243,589 orang dan Mamuju Utara sebanyak 102,140 orang.

Adi mengatakan, pemilih dengan NIK invalid mencapai 80.000 orang sementara terus dikurangi jumlahnya agar semua pemilih memiliki NIK.

Menurut dia, upaya itu dilakukan di sejumlah Kabupaten dan KPU optimis pemilih dengan NIK Invalid jumlahnya akan berkurang.

"Kita optimistis jumlah pemilih dengan NIK invalid akan berkurang, seperti yang dilakukan di Kabupaten Polman telah berkurang dari jumlahnya yang mencapai 22.000 turun menjadi 7000," katanya.

Ia mengatakan, Pemilu 2014 akan dilaksanakan sesuai aturan termasuk dengan terus berupaya menyelesaikan pemilih yang memiliki NIK Invalid. Nurul H

(T.KR-MFH/B/N005/N005) 28-02-2014 17:22:24



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026