
Pemilu - Warga Binaan Lapas Protes Kertas Suara

"Saya tidak terima prosesnya karena surat suaranya tertukar dapilnya," kata salah seorang narapidana, Ridwan Muhadir di Makassar, Rabu.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar memprotes petugas pemungutan suara (PPS) karena surat suaranya tertukar dengan daerah pemilihan lain.
"Saya tidak terima prosesnya karena surat suaranya tertukar dapilnya," kata salah seorang narapidana, Ridwan Muhadir di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, tertukarnya kertas suara itu diketahuinya karena dirinya mengetahui nama-nama calon legislatif yang akan dipilihnya.
Kertas suara yang diketahui tertukar dengan dapil lainnya yakni kertas suara khusus DPRD Sulawesi Selatan untuk daerah pemilihan Makassar 1 dengan Makassar 2.
"Saya ini mau mencoblos surat suaranya keluarga tapi tidak ada namanya, makanya saya protes surat suaranya," katanya.
Diketahui dalam pemilihan legislatif yang digelar di Lapas Klas I Makassar ini terdapat dua tempat pemungutan suara (TPS) dimana daftar pemilih tetapnya (DPT) berjumlah sekitar 799 orang. Yuniardi
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
