
Habsi Wahid Dinilai Layak Penerus SDK

"Figur Habsi Wahid lebih pantas untuk menjadi penerus setelah era kepemimpinan Bupati Mamuju, Suhardi Duka (SDK) tahun 2015, kata Aruchul Thahir di Mamuju, Sabtu.
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Aruchul Thahir, salah seorang eksponem tokoh pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, menilai sosok Habsi Wahid (HW) yang saat ini menjabat sekretaris daerah Kabupaten Mamuju, pantas melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Mamuju 2015-2020.
"Figur Habsi Wahid lebih pantas untuk menjadi penerus setelah era kepemimpinan Bupati Mamuju, Suhardi Duka (SDK) tahun 2015, kata Aruchul Thahir di Mamuju, Sabtu.
Menurut dia, sosok Habsi Wahid sebenarnya adalah figur yang tidak tahu berpolitik namun sebagai seorang birokrat tulen tentu telah mengantongi kemampuan membaca alur perpolitikan.
"Jika diibaratkan restoran maka Habsi adalah kokinya pemerintah Kabupaten Mamuju. Pengalaman yang luar biasa karena Habsi menjabat sekda sejak era kepemimpinan bupati Mamuju, Al Malik Pababri, hingga kepemimpinan bupati, Suhardi Duka, selama kurang lebih sepuluh tahun. Habsi sangat tahu persis manis, asinnya pembangunan di daerah Mamuju sehingga saya anggap lebih pantas dan lebih bisa untuk membawa Mamuju semakin maju," kata Aruchul Thahir.
Aruchul yang juga pejuang pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Mamuju Tengah ini menegaskan, sesuai dengan dalil agama maka hendaknya masyarakat tidak menyerahkan estafet kepemimpinan daerah ini kepada yang bukan ahlinya.
"Jika daerah ini dipimpin yang bukan ahlinya, maka masyarakat tinggal menunggu datangnya kehancuran. Jadi, jangan salah memberikan dukungan terhadap calon pemimpin di daerah ini," ucapnya.
Dia mengatakan, dirinya ikut mendukung figur Habsi karena telah memiliki pengalaman cukup di dunia birokrasi dan lebih penting karena juga telah mendapatkan saran dan pertimbangan dari Bupati Mamuju, Suhardi Duka.
"Bupati mengatakan sosok Habsi itu baik dan pantas. Amanah inilah yang menjadi pegangan untuk ikut mendukung penuh di Pilkada Mamuju," ujarnya.
Masyarakat di Mamuju akan kembali menghadapi dua tugas berat setelah pelaksanaan Pemilihan Presdien (Pilpres) tahun ini.
"Tugas terberat kita mendukung suksesnya Habsi Wahid menjadi Bupati Mamuju tahun 2015 dan terakhir mensukseskan Suhardi Duka menjadi calon Gubernur tahun 2016. Dua persoalan pokok ini akan menentukan masa depan Mamuju dan masa depan Sulbar. Sehingga jangan ada dusta diantara kita untuk tidak mendukung dua calon pemimpin tertinggi di daerah ini," jelasnya. FC Kuen
Pewarta : Aco Ahmad
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
