
Anggota DPRD Diminta Bupati Lutra Minta Maaf

Makassar (ANTARA Sulsel) - Anggota DPRD Sulsel meminta Bupati Luwu Utara (Lutra), Lutfi A Mutty, agar meminta maaf atas pernyataannya yang menuding anggota DPRD Sulsel asal daerah pemilihan VI tanah luwu, terlalu pragmatis dan hanya mementingkan perut.
"Kami tidak terima dengan pernyataan itu, dan meminta kepada Bupati Lutra segera meminta maaf kepada anggota DPRD Sulsel," kata anggota DPRD Sulsel, Ilham Noer Toadji, saat melakukan jumpa pers di Makassar, Senin.
Ilham yang didampingi enam legislator asal Tanah Luwu juga meminta kepada Lutfi, agar mencabut pernyataan tersebut, dan mengembalikan nama baik anggota DPRD.
" Kepada Lutfi agar pernyataan-pernyataan itu ditarik dan segera menyampaikan kepada masyarakat Luwu yang sebenarnya, serta membersihkan nama legislator," tegasnya.
Menurut Ilham ketidak hadiran dirinya, bersama beberapa legislator lainnya, pada acara "tudang sipulung" masyarakat luwu yang membahas "revitalisasi pembentukan Provinsi Luwu", 11 Juli lalu, karena dirinya ikut dalam kunjungan panitia khusus di Jakarta.
Sementara koordinator pengunaan hak bertanya anggota DPRD, kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, atas lambatnya proses pembentukan Kabupaten Luwu Tengah, Abd Madjid Tahir, membantah semua tudingan Lutfi.
" Kami tidak pragmatis, masyarakat dan siapapun yang sering di DPRD Sulsel bisa membandingkan kami dengan anggota dewan dari wilayah lain. Kami hanya tetap pada jalur politis," katanya.
Dia mengatakan, dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Tanah Luwu, mereka selalu berteriak namun tetap pada tempatnya.
Selain dua legislator diatas, juga hadir pada jumpa pers tersebut, Abubakar Malinta, Abubakar Wasahua, Amru Saher, Zulkifl, dan Buhari Kahar Muzakkar.
(T.PSO-099/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
