
Harga Gula Merah di Mamuju Naik

"Kebutuhan gula merah akan mengalami peningkatan drastis saat bulan Ramadhan tiba. Makanya, tidak mengherankan jika harga gula merah atau gula aren ini mengalami lonjakan jelang datangnya bulan Ramadhan ini," kata Zuleha salah seorang pedagang gula m
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Harga gula merah di pasar tradional di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, naik 100 persen menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah.
Pemantauan Antara di Mamuju, Senin, harga kebutuhan gula merah sejak tiga hari terakhir naik signifikan dari Rp7.500 menjadi Rp15.000 per biji.
Harga gula merah jelang datangnya Ramadhan diprediksi akan terus bergerak hingga lebaran mendatang.
"Kebutuhan gula merah akan mengalami peningkatan drastis saat bulan Ramadhan tiba. Makanya, tidak mengherankan jika harga gula merah atau gula aren ini mengalami lonjakan jelang datangnya bulan Ramadhan ini," kata Zuleha salah seorang pedagang gula merah di pasar tradisional Mamuju.
Menurut dia, naiknya gula merah ini juga dikarenakan tingginya permintaan pasar khususnya dari pelaku usaha jajanan menu bulan ramadhan. Termasuk pesanan dari pengelola hotel yang menyiapkan menu buka puasa.
Apalagi kata dia, stok gula hasil olahan aren ini cukup terbatas sehingga tidak bisa membendung tingginya permintaan konsumen.
Pedagang memastikan bahan baku pelengkap ta'jil saat Ramadan ini masih akan mengalami kenaikan hingga memasuki bulan puasa yang tinggal sepekan kedepan.
"Kebutuhan akan gula merah saat Ramadhan mengalami peningkatan yang luar biasa. Kami yakini, harga yang ada saat ini akan terus bergerak naik hingga akhir Ramadhan," katanya.
Selain itu kata dia, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mulai bergerak naik diantaranya gula pasir, terigu, cabe merah, bawang dan tomat. Kaswir
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
