
PSM Fokus Berburu Striker

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pelatih PSM Makassar, Hanafing menegaskan bahwa untuk saat ini tim yang diarsitekinya tengah fokus berburu pemain yang berposisi sebagai striker.
"Dari susunan pemain yang sudah dikeluarkan, sebenarnya ada beberapa striker lokal, namun mereka tentu saja masih minim pengalaman, maka dari itu, PSM tengah fokus untuk segera mendatangkan pemain yang berposisi striker," katanya di Makassar, Kamis.
Seperti yang telah ditentukan pelatih Hanafing sebelumnnya, pada posisi striker, tim 'Juku Eja' hanya dihuni beberapa pemain muda yang berasal dari U-21, di antaranya, M Rahman, M Taqwa, Fadly (magang) serta Marwansyah Agung yang masuk dalam daftar rekrutmen cadangan.
Melihat kualitas mereka dalam kompetisi seketat super liga memang tidak dapat dipungkiri belum teruji sejauh ini, hal itupun menjadi perhatian pengurus dan pelatih sehingga tidak salah jika kemudian dalam hal berburu pemain, lebih difokuskan pada seorang striker.
"Tentu saja kami percaya dengan kualitas mereka, namun kita harus realistis bahwa mereka masih butuh waktu untuk bisa bermain sesuai yang kita harapkan, apalagi pada kompetisi super liga mendatang, persaingannya tentu akan semakin ketat," kata pelatih yang juga pernah membela PSM sebagai pemain tersebut.
Untuk posisi striker sendiri, PSM Makassar mengaku tidak terfokus pada sosok pemain asing, bahkan pengurus dan pelatih telah berkomitmen akan lebih senang jika PSM pada kompetisi yang akan datang, menggunakan tenaga pemain lokal.
"Kami tentu lebih senang jika berhasil mendapatkan penyerang lokal yang memiliki kualitas seimbang dengan pemain asing, namun jika tidak, tentu tugas menjebol jala lawan kita kembali percayakan kepada sosok pemain asing," terangnya.
Sementara untuk mengantisipasi posisi penjaga gawang yang juga minim apalagi jika Samsidar menolak memperkuat PSM kembali, Pelatih berusia 46 Tahun tersebut, mengaku siap menurunkan penjaga gawang U-21, Mayang.
(T.PSO-102/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
