Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar siapkan anggaran khusus belanja UMKM

Kamis, 26 Juni 2025 11:02 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menerima audiensi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEM) di ruang kerjanya di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (25/6/2025). (ANTARA/HO-Pemkot Makassar)

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendukung penuh pengembangan produk lokal hasil karya dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan menyiapkan anggaran khusus belanja tersebut.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menerima audiensi dari jajaran Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEM) di Makassar, Rabu, mengatakan pihaknya membuka ruang selebar-lebarnya untuk kolaborasi yang produktif dan berdampak langsung ke masyarakat.

"Jadi, kita memang mau bagaimana memberdayakan produk lokal, sama juga seperti belanja di Makassar. Apa yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, tentu kita dukung," ujarnya.

Munafri Arifuddin menegaskan bahwa dukungan terhadap produk lokal bukan hanya simbolik, tetapi akan diiringi dengan kebijakan nyata, termasuk alokasi anggaran untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.

Ia menekankan bahwa sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, hingga BUMD sangat penting untuk memastikan perputaran ekonomi di daerah tetap dinamis dan berpihak pada pelaku usaha lokal.

"Kita harus memastikan bahwa anggaran yang kita pergunakan sebisa mungkin untuk belanja lokal," katanya.

Munafri menjelaskan bahwa apabila belanja pemerintah diarahkan untuk produk lokal, maka akan berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan UMKM di Kota Makassar.

"Kalau kita bisa pakai sekian besar dana untuk belanja lokal, tentu akan menggerakkan ekonomi yang ada di Makassar," tuturnya.

Ketua IPEM Makassar Irene Nizar memperkenalkan kembali eksistensi dan program kerja organisasi, sekaligus menyampaikan komitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota dalam penguatan UMKM berbasis ekonomi syariah.

"Kami berharap bisa diberi ruang dan kesempatan, terutama dalam pelatihan, fasilitasi kegiatan usaha, hingga kemitraan dalam program-program UMKM syariah," ujarnya.

IPEM menerangkan bahwa sebagai organisasi pengusaha Muslimah, mereka membawa nilai-nilai khusus dalam aktivitas usahanya, seperti integritas, prinsip syariah, dan pemberdayaan berbasis komunitas.

"Hal ini kami harapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam pembangunan ekonomi lokal di Makassar," ucap dia.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026