
Balla Inklusi minta Kapolda Sulsel baru tuntaskan kasus disabilitas

Makassar (ANTARA) - Aktivis Lembaga Balla Inklusi mengharapkan Kepala Polisi Daerah (Polda) Provinsi Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Djuhandhani Rahardjo yang baru dilantik oleh Kapolri segera menuntaskan sejumlah kasus mandek yang menimpa penyandang disabilitas.
"Masih banyak kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap penyandang disabilitas yang penanganannya masih lambat di Sulsel. Ini perlu perhatian Kapolda baru," kata Direktur Balla Inklusi Abdul Rahman di Makassar, Kamis.
Pria disapa akrab Gusdur ini juga menekankan, kehadiran Djuhandhani Rahardjo sebagai Kapolda Sulsel yang baru dapat membawa angin segar dalam pelayanan kepolisian, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak, dan penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum.
Aktivis penggiat isu inklusi ini mencontohkan, salah satu kasus yang mencuat adalah dugaan perbuatan asusila terhadap siswi difabel tuli di Kota Makassar yang penangananya masih berlarut-larut pada proses hukum.
Tentunya, dari kasus itu dapat dijadikan bahan evaluasi penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian dapat lebih sensitif dan sigap menangani para korban-korban penyandang difabel.
"Kami berharap Kapolda Sulsel yang baru ini menjunjung tinggi pelayanan yang ramah bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas," papar mantan eks Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) Sulawesi Selatan ini.
Pihaknya turut mendorong Kapolda Sulsel menginstruksikan jajaran untuk menerapkan pelayanan terdepan sekaligus mengikuti pelatihan etika berinteraksi dengan difabel. Sebab, penyamaan persepsi berkaitan penanganan disabilitas dianggap belum pernah dilakukan Polda Sulsel sebelumnya.
Gusdur juga menyampaikan selamat atas pelantikan Kapolda baru, dan kepada mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono disampaikan apresiasi atas pengabdiannya di Sulsel serta sukses menjalankan amanah tugas di tempat barunya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin serah terima jabatan sejumlah pejabat tinggi (Pati) dan pejabat menengah (Pamen) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko melalui keterangannya menegaskan, bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier yang terencana dan berkelanjutan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
