Logo Header Antaranews Makassar

BPS: Ekspor Sulsel pada Januari 2026 sebesar 67,74 juta dolar AS

Selasa, 3 Maret 2026 15:42 WIB
Image Print
Arsip. Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di dermaga Makassar New Port (MNP) di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda

Makassar (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Aryanto mengungkapkan, nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan di Provinsi Sulsel pada Januari 2026 tercatat sebesar 67,74 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp1,14 triliun sesuai kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp16.800.

"Untuk di awal tahun nilai ekspor berbagai komoditas unggulan Sulsel itu totalnya 67,74 juta dolar AS dan angka ini jika membandingkan dengan perdagangan Desember 2025 mengalami penurunan 39,33 persen yang saat itu mencapai 111,66 juta dolar AS," ujarnya di Makassar, Selasa.

Aryanto menyebut, nilai perdagangan secara tahunan atau year on year (yoy) juga mengalami penurunan cukup tajam yakni sekitar 45,43 persen karena pada Januari 2025 itu berhasil membukukan transaksi sebesar 124,14 juta dolar AS.

Ia menjelaskan, penurunan itu menunjukkan adanya perlambatan kinerja ekspor Sulawesi Selatan pada awal tahun. Meski demikian, struktur komoditas unggulan daerah masih didominasi oleh produk berbasis sumber daya alam dan hasil industri pengolahan.

"Sulsel masih mengandalkan berbagai sumber daya alamnya yang banyak diminati seperti hasil sumber daya alam, maupun hasil industri olahan," katanya.

Adapun lima kelompok komoditas utama yang diekspor pada Januari 2026 yakni nikel dengan kontribusi sebesar 26,72 persen, disusul kakao atau cokelat sebesar 22,63 persen. Selanjutnya biji-bijian berminyak menyumbang 11,83 persen, besi dan baja 11,14 persen, serta ikan dan udang sebesar 7,26 persen.

Komoditas-komoditas tersebut menjadi penopang utama kinerja ekspor Sulawesi Selatan di tengah tren penurunan nilai ekspor secara keseluruhan.

Dari sisi negara tujuan, ekspor Sulawesi Selatan pada Januari 2026 masih terkonsentrasi ke beberapa negara utama.

Tiongkok menjadi tujuan terbesar dengan proporsi 52,09 persen dari total ekspor, diikuti Jepang sebesar 30,11 persen. Selain itu, Vietnam menyerap 5,88 persen, Amerika Serikat 4,20 persen, dan Taiwan 3,26 persen.

"Data ini menunjukkan bahwa pasar ekspor Sulawesi Selatan masih sangat bergantung pada kawasan Asia Timur, khususnya Tiongkok dan Jepang, yang secara kumulatif menyerap lebih dari 80 persen total ekspor pada Januari 2026," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026