
500 Anak di Makassar akan Dideteksi Bakat

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 500 anak di Makassar akan dideteksi bakatnya melalui seminar nasional deteksi dan penanganan bakat anak yang diselenggarakan di Makassar, 8 Agustus 2009.
Sebanyak 500 anak mulai dari usia pra sekolah, hingga sekolah menengah pertama akan dideteksi bakatnya melalui seminar nasional yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga konsultan dan bakat anak Educare.
"Pada acara tersebut nanti, anak-anak akan diminta menjawab sejumlah soal dan hasilnya akan menentukan potensi dan bakat yang dimilikinya," kata staf penyelenggara, Nahjar, di Makassar, Rabu.
Orang tua, guru dan mahasiswa psikologi juga diundang untuk ikut hadir pada seminar nasional deteksi dan penanganan bakat anak dengan pembicara praktisi dan konsultan anak, Ayah Edy dan Ketua Pusat bakat Universitas Indonesia, Reni A.H.
Melalui penyelenggaraan seminar ini orang tua diharapkan dapat mengenali bakat anak, mengukur dan mengembangkannya.
Terutama di masa depan, persaingan kerja diperkirakan akan sangat ketat dengan mengenali bakatnya diharapkan anak dapat bersaing di masa depan.
Ketua Perhimpunan Psikologi Indonesia, Sulsel, Asniar mengatakan, orang tua harus kreatif dalam memilih cara-cara mengenalkan anak pada lingkungan dan bidang-bidang ilmu pengetahuan.
"Contoh, memperkenalkan anak ilmu matematika tidak harus dengan cara umum tapi bisa melalui komik atau cara kreatif lainnya," jelasnya
Anak yang sudah dikenali bakat dan minatnya jangan dipaksakan untuk tetap menjadi seperti yang diinginkan orang tuanya. "50 persen anak yang mengalami pemaksaan pilihan pendidikan tidak menyelesaikan pendidikannya," katanya.
PT Eastern Pearl Flour Mills dan Bank Syariah Mandiri mendukung penuh penyelenggaran seminar tersebut dan telah menyiapkan materi yang sesuai dengan pengembangan bakat anak.
(T.PSO-100/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
