Maros (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros mencatat sedikitnya 24 pohon tumbang saat terjadi kondisi cuaca ekstrem dalam tiga hari terakhir.
"Kondisi cuaca buruk sejak hari Sabtu (10/1) hingga Senin (12/1) menyebabkan puluhan pohon tumbang dan terdapat 12 unit rumah terdampak angin kencang dan hujan deras," kata Sekretaris BPBD Maros Nasrul di Maros, Sulsel, Selasa.
Dia mengatakan dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pemadaman listrik beberapa jam di sejumlah wilayah, khususnya yang terdampak langsung seperti di jalan poros Bantimurung dan Desa Bonto Masunggu, Kecamatan Maros Baru.
Di lokasi tersebut satu rumah warga mengalami rusak berat hingga hampir rata, dua rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak ringan.
Selain itu, pohon tumbang mengakibatkan tiang utama listrik PDAM ikut roboh akibat tertarik kabel listrik di lokasi Kantor Bupati Maros.
Menyikapi hal tersebut, Tim Reaksi Cepat BPBD Maros telah melakukan evakuasi pohon tumbang sejak dalam tiga hari terakhir yang terjadi di antaranya di wilayah Soreang, Barandasi, Jalan Dahlia, dan Perumahan Taroada.
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Maros mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan kejadian yang terjadi di lapangan agar segera diambil tindakan oleh pihak terkait.

