
Kemenkum ingatkan siswa di Sulbar jauhi pelanggaran hukum

Mamuju (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat Saefur Rochim mengingatkan para siswa di wilayahnya agar menjauhi berbagai pelanggaran hukum, seperti balapan liar, narkoba, tawuran dan pernikahan dini.
"Saya mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai pelanggaran hukum, seperti balapan liar, narkoba dan tawuran, termasuk pernikahan dini," kata Saefur Rochim, saat memimpin pelaksanaan "Mapparade Hukum" atau menegakkan hukum di UPTD SMKN 1 Rangas Kabupaten Mamuju, Senin.
Saefur Rochim menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut menjadi bagian dari pembinaan hukum kepada para siswa, sekaligus upaya membangun kesadaran hukum dan motivasi generasi muda menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Apalagi lanjut Saefur Rochim, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
"Saya berharap suatu saat nanti ada di antara kalian yang kembali ke sekolah ini sebagai pembina upacara, bahkan menjadi orang yang lebih sukses dan hebat," katanya.
Saefur Rochim menjelaskan bahwa Kementerian Hukum merupakan salah satu kementerian yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum, guna membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan negara.
"Kami hadir di sekolah ini bukan hanya sebagai pembina upacara, tetapi juga ingin memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya hukum, pendidikan dan kesiapan menghadapi perubahan zaman," jelas Saefur Rochim.
Ia juga mengajak para siswa untuk terus menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar sebagai modal utama meraih kesuksesan.
Menurutnya, keberanian untuk tampil, belajar dan berkembang merupakan ciri generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.
Ia menilai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda.
Sehingga, Saefur Rochim meminta para siswa terus mengembangkan kemampuan berpikir, kreativitas dan empati yang tidak dapat digantikan oleh mesin.
"Perbedaan manusia dengan mesin adalah akal, hati, rasa dan empati. Karena itu, hormati guru kalian, terus belajar dan jangan pernah berhenti mengembangkan diri,” kata Saefur Rochim di hadapan para guru dan siswa-siswi SMK Rangas Mamuju.
Dalam kesempatan tersebut, Saefur Rochim menjelaskan berbagai layanan yang ada di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulbar, mulai dari pelayanan kekayaan intelektual, administrasi hukum umum, layanan apostille, bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu, hingga harmonisasi peraturan perundang-undangan.
Pewarta : Amirullah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
