Logo Header Antaranews Makassar

PSTI bujuk Menpora gelar final super series

Jumat, 13 Maret 2015 18:15 WIB
Image Print
"Ketua PB PSTI telah menemui Menpora untuk meminta bantuannya menggelar Super Series terakhir...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) membujuk Menpora menggelar final "International Sepak Takraw Federation (ISTAF) Super Series 2015" sebagai pengganti kegagalan Riau menjadi tuan rumah seri IV.

"Ketua PB PSTI telah menemui Menpora untuk meminta bantuannya menggelar Super Series terakhir. Kami juga masih menunggu tanggapan Menpora terkait rencana ini," kata Ketua Bidang Pelatihan dan Pertandingan PB PSTI, Saleh Gottang di Makassar, Jumat.

Pembatalan Riau menggelar kejuaraan super series IV, kata dia, memang cukup mengecewakan. Pihaknya juga merasa malu karena tuan rumah tidak dapat menjalankan kepercayaan yang diberikan negara lain.

Pelaksanaan kejuaraan super series memang dilaksanakan secara bergiliran diantara para negara peserta. Namun ketika Riau ditunjuk menjadi tuan rumah ternyata gagal melaksanakan.

Menurut dia, jika keinginan itu mendapat respon positif dari Kemenpora maka pelaksanaan seri terakhir ajang itu akan digelar di Jakarta, Mei 2015.

Keputusan memilih Jakarta dikarenakan bisa mengurangi beban anggaran. Sebab pihak penyelenggara tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi antarprovinsi.

"Biaya transportasi peserta super series ke Jakarta memang ditanggung masing-masing peserta. Hal itu tentu berbeda jika digelar di luar Jakarta yang mana menjadi tanggungan tuan rumah," katanya.

Riau sebelumnya telah dipastikan batal menggelar ajang yang direncanakan pada 19-23 Maret 2015.

Pembatalan itu berdasarkan keputusan ISTAF di Singapura. Adapun alasan pembatalan karena pihak penyelenggara dinilai terlambat memberikan kepastian anggaran hingga jelang pelaksanaan.

Adapun anggaran yang tidak bisa disediakan Pemerintah Provinsi Riau itu terkait akomodasi dan transportasi, sedangkan untuk venue telah siap. Pihak tuan rumah juga sudah menjajaki beberapa alternatif hotel yang rencana digunakan.

Kejuaraan yang memasuki seri IV itu sebelumnya direncanakan dihadiri sebanyak 10 negara diantaranya Korea Selatan, Jepang, China, Thailand, Myanmar, Malaysia, termasuk Indonesia selaku tuan rumah.

Khusus negara dari Asia Tenggara, menurut dia, akan memanfaatkan kejuaraan ini sebagai ajang mengukur kekuatan tim dan kemampuan lawan yang akan dihadapi dalam SEA Games Singapura, Juni 2015.

Kejuaraan Super series merupakan ajang yang dilaksanakan sebanyak lima kali. Adapun untuk penentuan juara dinilai berdasarkan jumlah poin yang diraih setiap tim dalam pelaksanaan selama semusim. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026