Logo Header Antaranews Makassar

Jasad lansia terseret arus irigasi di Bone ditemukan

Selasa, 26 Mei 2026 19:14 WIB
Image Print
Tim SAR Gabungan bersiap mengevakuasi jenazah korban lansiap Langasi berusia 70 tahun usai ditemukan di wilayah Latonro, Bone berjarak 71 kilometer dari lokasi terjatunya pada area saluran irigasi di Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (26/5/2026).   ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar.

Makassar (ANTARA) - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad lansia bernama Langasi berusia 70 tahun di wilayah Latonro, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di saluran irigasi, lalu terseret arus deras menuju Sungai Walanae, Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo.

"Korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Desa Latonro dan dievakuasi ke rumah duka serta diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Komandan Tim Operasi SAR Idris melalui keterangan videonya yang diterima di Makassar, Selasa.

Ia menjelaskan korban ditemukan pada hari ketiga operasi dalam kondisi mengapung di Sungai Walanae, sekitar 71 kilometer dari lokasi kejadian awal dilaporkan terjatuh.

Hal tersebut menyusul informasi aparat Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, yang melaporkan adanya penemuan sesosok korban dalam kondisi tengkurap sedang mengapung di sekitar lokasi penemuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Selanjutnya korban dibawa menuju Kelurahan Cenrana, Bone, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo.

Pihaknya mengapresiasi bantuan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami nyatakan selesai dan resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian berlangsung," papar Idris.

Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari Basarnas, SAR Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Wajo, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wajo, PMI Wajo, serta masyarakat setempat.

Sebelumnya, korban diduga terjatuh dan dilaporkan tenggelam hingga terbawa arus irigasi pada Sabtu (24/5) sekitar pukul 13.00 WITA di Desa Wage, Wajo.

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor SAR Kelas A Makassar dari BPBD Kabupaten Wajo pada pukul 15.20 WITA pada hari yang sama.

Pada hari ketiga operasi, Selasa 26 Mei 2026, tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian dilakukan menyusuri aliran saluran irigasi hingga Sungai Walanae menggunakan perahu karet.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026