
113 mahasiswa Unhas ikuti KKN internasional

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 113 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan menjalankan program pengabdian dan pembelajaran di enam negara Asia.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof. drg Muhammad Ruslin dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas berbasis pengabdian, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan di Jepang, China, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Timor Leste.
Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai lulusan yang adaptif, berdaya saing, serta memiliki perspektif global dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan masyarakat.
Prof. Ruslin menegaskan, pengalaman belajar di tingkat internasional menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa di era globalisasi yang semakin dinamis.
Dia mengatakan bahwa mahasiswa Unhas harus mampu menjadi pembelajar yang adaptif sekaligus agen perubahan.
"KKN Internasional memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, memahami keberagaman, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya berharap para peserta dapat menjadi representasi terbaik Unhas selama menjalankan program.
Kehadiran mahasiswa di negara tujuan diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat, tetapi memperkuat jejaring dan hubungan kerja sama yang telah dibangun Unhas dengan berbagai mitra internasional.
Kepala Subdirektorat KKN pada Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas Dr Syarifuddin Mabe Parenreng menjelaskan dari 113 mahasiswa, 60 di antaranya mengikuti Program KKN Internasional–Enrichment Program Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang dilaksanakan di Jepang, China, Taiwan, dan Thailand.
Sementara itu, 53 mahasiswa lainnya akan menjalankan KKN Internasional di Malaysia dan Timor Leste.
Menurut Syarifuddin, KKN Internasional merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan mahasiswa mengimplementasikan keilmuan secara langsung di masyarakat.
“Kami berharap peserta tidak hanya membawa ilmu untuk dibagikan kepada masyarakat, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan perspektif baru yang dapat memperkaya proses pembelajaran mereka di kampus,” jelas Syarifuddin.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
