Logo Header Antaranews Makassar

Rakernas APEKSI jadi forum penguat layanan publik

Kamis, 2 Juli 2026 14:50 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri Rakernas APEKSI di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin, menyebut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, merupakan forum strategis bagi pemerintah kota untuk penguatan pelayanan publik.

"Rakernas APEKSI menjadi forum strategis bagi asosiasi pemerintah kota untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan program pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap tantangan masa depan," ujarnya melalui keterangannya diterima di Makassar, Kamis.

Menurutnya, APEKSI memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, sekaligus menghadirkan pembangunan yang tangguh, dan mampu menjawab berbagai dinamika yang terus berkembang.

Ia menuturkan kehadiran para kepala daerah dalam Rakernas APEKSI bukan sekadar memenuhi agenda tahunan organisasi, melainkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar-pemerintah kota.

Selain itu sebagai sarana berbagi praktik terbaik, sekaligus merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan yang adaptif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

"Melalui forum Rakernas APEKSI, berbagai isu strategis perkotaan dibahas bersama, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan ketahanan kota," katanya.

Munafri mengatakan transformasi digital pemerintahan, pengembangan ekonomi daerah, hingga penguatan kolaborasi antar-wilayah dalam mendukung program pembangunan nasional menjadi keharusan.

Sementara itu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto yang membuka Rakernas APEKSI mengajak seluruh kepala daerah untuk terus melahirkan inovasi dan tidak lagi bergantung pada pola-pola pembangunan konvensional.

Menurutnya, pemerintah kota kini menjadi motor utama transformasi pembangunan nasional melalui berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah.

"Hari ini saya melihat dengan bangga dan optimistis bagaimana kota-kota saat ini menjadi transformer, menjadi survivor dengan berbagai macam inisiatif kepemimpinan," ujar Wamendagri Bima Arya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026