
Makassar diproyeksikan menjadi model transformasi Saka Wanabakti KTI

Makassar (ANTARA) - Kota Makassar, Sulawesi Selatan diproyeksikan menjadi model transformasi Saka Wanabakti di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dengan meningkatkan orientasi dan penyusunan program pembinaan generasi muda pelestari hutan di lapangan.
"Langkah tersebut diawali dengan pelantikan Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) dan Pimpinan Saka (Pinsaka) Wanabakti Kota Makassar yang menjadi bagian dari kegiatan kolaboratif Kementerian Kehutanan dan Gerakan Pramuka," kata Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan Kementerian Kehutanan Luckmi Purwandari di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan pelantikan pengurus tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga dirangkaikan dengan orientasi serta penyusunan program pembinaan generasi muda pelestari hutan. Program ini diharapkan menjadi percontohan dalam pengembangan Saka Wanabakti di wilayah Indonesia timur.
Dia menjelaskan transformasi Saka Wanabakti untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan melalui kegiatan kepramukaan.
"Pembinaan Saka Wanabakti ini ditransformasi yang lebih kuat lagi. Artinya, pangkalan-pangkalan dan peran Saka Wanabakti harus lebih aktif menggerakkan anak-anak muda menjadi generasi pelestari hutan melalui kegiatan Satuan Karya Pramuka Saka Wanabakti," ujarnya.
Saka Wanabakti memiliki peran strategis membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya ancaman kerusakan hutan.
Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembinaan generasi pelestari hutan.
Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Cabang Kota Makassar yang juga Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan Hasnawir menegaskan dukungan terhadap penguatan peran Saka Wanabakti dalam mendukung program-program Kementerian Kehutanan di Sulawesi Selatan.
Ia mengharapkan para Saka Wanabakti tidak hanya berkontribusi pada upaya konservasi sumber daya alam, tetapi juga terlibat dalam berbagai program kehutanan, seperti pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), rehabilitasi lahan, hingga kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.
Melalui sinergi antara Gerakan Pramuka dan Kementerian Kehutanan sebagai instansi pembina Saka Wanabakti, diharapkan lahir lebih banyak generasi muda yang mencintai hutan, memiliki kompetensi dan jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi motor penggerak pelestarian lingkungan, termasuk menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi.
Sementara itu Mustari Tepu selaku Kepala Bidang KSDA Wilayah II BBKSDA Sulsel dan Ketua Saka Wanabakti Cabang Kota Makassar mengatakan berkomitmen untuk menjalankan program Saka Wanabakti dengan merangkul generasi muda di semua daerah untuk menjadi pelestari hutan.

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
