Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel jadi proyek percontohan program Desa Emas

Rabu, 1 April 2015 20:22 WIB
Image Print
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kiri) menerima kunjungan Tim Sosialisasi dan Pemaparan Konsep Desa Emas di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (1/4).(FOTO/Pemprov Sulsel)
"Dalam program ini, kami akan membantu pengiriman relawan yang mengajar, dan mendampingi agar desa tertinggal...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Provinsi Sulawesi Selatan terpilih sebagai wilayah pelaksanaan proyek percontohan pengembangan Program Desa Emas.

"Dalam program ini, kami akan membantu pengiriman relawan yang mengajar, dan mendampingi agar desa tertinggal dapat menjadi desa bangkit, lalu desa maju, desa terbang, dan akhirnya terwujud desa Emas," kata Ketua Tim Pengembangan Program Desa Emas Aries Muftie di Makassar, Rabu.

Pada tahap awal, lanjutnya, program Desa Emas akan dilaksanakan di 50 desa di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Pada masing-masing desa akan didampingi oleh dua tenaga pendamping.

"Sulsel jadi pilot project, tapi nantinya program ini diharapkan dapat dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia," ujarnya.

Desa Emas, kata dia, merupakan perwujudan desa yang sejahterah serta kehidupan spritual dan sosial yang baik.

Sebelum melakukan pendampingan, pihaknya akan mengadakan forum diskusi di setiap kabupaten/kota untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing desa.

"Ini penting karena desa memiliki kondisi yang beragam dan kebutuhannya pun akan beragam," katanya.

Pihaknya, kata dia, akan membantu penguatan kapasitas kelembagaan dan kemampuan manajerial agar desa nantinya bisa lebih sejahterah.

Program Desa Emas terdiri atas lima pilar, yaitu bina karakter, bina persaudaraan, bina desa, bina dana, serta bina pasar dan produk unggulan.

"Dalam lima tahun, kami harap dapat mewujudkan Desa Emas ini," pungkasnya. M Taufik



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026