Logo Header Antaranews Makassar

Forum suporter Makassar agendakan main bola jalanan

Rabu, 29 April 2015 18:50 WIB
Image Print
"Kami pastikan tidak mendukung salah satu kubu baik kemenpora atau PSSI...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Forum Suporter Makassar (FSM) mengagendakan menggelar aksi main bola di jalanan sebagai bentuk keprihatinan para suporter akibat terhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League pada 1 Mei 2015.

Dedengkot Suporter The Maczman, Andi Syam Paswah di Makassar, Rabu, mengatakan, rencana turun ke jalan yang dilakukan gabungan suporter PSM Makassar itu murni keinginan agar kompetisi tetap berjalan sehingga mereka bisa mendukung tim kesayangannya berlaga di ISL.

"Kami pastikan tidak mendukung salah satu kubu baik kemenpora atau PSSI. Intinya apa yang kita lakukan hanya semata untuk bisa melihat tim kebanggaan kami kembali bertanding menghadapi lawan-lawannya di ISL," katanya.

Forum Suporter Makassar sendiri merupakan gabungan suporter PSM diantaranya The Maczman, Laskar Ayam Jantan, Red Gank, Komunitas VIP Selatan, dan sebagainya.

Untuk mematangkan konsep persiapan, FSM ini akan menggelar rapat bersama untuk membahas sejumlah hal, termasuk kesiapan seluruh suporter, konsep aksi, ataupun tujuan mereka sehingga akhirnya turun ke jalan.

Para suporter juga membahas isu-isu apa yang akan diangkat pada aksi nanti untuk menggugah pihak yang bertikai yang membuat kompetisi akhirnya terhenti dan tidak ada kepastian kapan akan kembali digulirkan.

Khusus untuk jadwal yang bertepatan dengan May Day atau hari buruh sedunia, kata dia, juga diartikan sebagai sebagai momentum untuk berjuang mengharapkan sesuatu yang lebih baik dalam hal ini menyaksikan pertandingan PSM.

"Kami sebagai suporter hanya ingin menyaksikan tim PSM bermain sepak bola. Jika tidak ada pertandingan atau kompetisi, bagaimana kita bisa mendukung tim kesayangan kita sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) juga mendatangi kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), APPI yang diwakili beberapa pengurusnya datang dan menemui Menpora Imam Nahrawi untuk membicarakan masalah penundaan Liga Super Indonesia.

Pengurus APPI, Ponaryo Astaman, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Zulkifli Syukur, Bima Sakti, Leo Saputra, dan Andritany Ardiansyah ikut hadir dalam pertemuan itu.

Selepas pertemuan, Presiden APPI, Ponaryo Astaman menegaskan meminta Menpora agar memperbolehkan Liga Indonesia tetap berjalan.

"Kami ingin laga Liga Indonesia tetap berjalan. Jika berhenti, pemain yang dirugikan. Andai kompetisi berhenti klub punya alasan untuk tidak gaji pemain," ujar pemain senior PSM Makassar itu. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026